Pihak Sarwendah Klaim Pegang Detail Riwayat Penyakit Ruben
Tim kuasa hukum Sarwendah mengklaim mengantongi dokumen medis lengkap terkait kondisi kesehatan dan riwayat penyakit Ruben Onsu, dari hasil pemeriksaan laboratorium hingga rekam medis resmi dari rumah sakit.
Chris Sam Siwu selaku kuasa hukum Sarwendah menegaskan bahwa kelengkapan dokumen medis tersebut didapat lantaran kleinnya masih berstatus sebagai istri sah Ruben saat rangkaian pemeriksaan kesehatan itu dijalankan.
Keterangan tersebut disampaikan Chris untuk merespons pihak Ruben yang sempat membantah isu kesehatan yang belakangan ramai diperbincangkan.
"Bang Minola lupa bahwa Sarwendah adalah istri kliennya pada saat itu," ujar Chris di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (12/8) seperti diberitakan detikcom.
"Jadi apa pun urusan kesehatannya, dokter, rumah sakit, pasti memberikan hasil dong, ya, bukti pemeriksaan, bukti lab, kepada klien kami."
Pernyataan itu disampaikan di tengah memanasnya dan melebarnya permasalahan di antara Ruben Onsu dan Sarwendah yang berawal dari hak asuh anak. Riwayat penyakit Ruben Onsu menjadi salah satu yang disoroti terutama saat sidang gugatan hak asuh anak yang diajukan Ruben berlangsung.
Chris memastikan seluruh berkas pemeriksaan tersebut sudah disiapkan timnya sebagai materi pembuktian utama yang bakal dibeberkan secara transparan di hadapan majelis hakim dalam agenda persidangan mendatang.
"Kami tegaskan kami punya buktinya, yang akan kami sampaikan di pengadilan," tutur Chris.
"Jadi kami tidak buka di sini tapi kami buka bukti itu di pengadilan. Dan punya buktinya? Punya, kami punya buktinya, gitu ya, terkait penyakit tiga huruf," Chris menegaskan.
Di samping klaim bukti medis, tim hukum Sarwendah juga menyinggung adanya indikasi ketidaksesuaian data identitas pada berkas tes kesehatan yang sempat diperlihatkan pihak Ruben ke publik.
Chris menyoroti perbedaan tanggal lahir yang tercantum dalam dokumen tersebut dan melayangkan peringatan kepada pihak laboratorium untuk menjaga integritas data.
"Kami ingatkan kepada lab tersebut, hati-hati. Jangan sampai sengaja, ya, jangan sampai ada indikasi kesengajaan terhadap perubahan tanggal lahir dan identitas, ya," Chris menambahkan.
Pihak Sarwendah kini juga meminta tim Ruben Onsu untuk tidak lagi menggiring narasi bahwa kabar mengenai masalah kesehatan ini merupakan berita bohong.
Ia mengimbau semua pihak untuk menyelesaikannya secara terbuka di persidangan tanpa harus melempar opini ke publik.
Sementara itu, pada awal Agustus 2026, pihak Ruben Onsu meminta isu soal presenter tersebut positif HIV yang beredar di media sosial beberapa hari terakhir dihentikan, sekaligus menunjukkan hasil uji lab yang mereka klaim "non-reaktif."
Minola Sebayang selaku pengacara juga sempat menjelaskan di media sosialnya pada akhir pekan, bahwa hasil tes Ruben adalah "non-reaktif" dengan menunjukkan sejumlah dokumen hasil pengujian laboratorium akan darah kliennya.
Dalam tes HIV, memang hanya dikenal "reaktif" atau "non-reaktif" sebagai langkah kehati-hatian mengingat sifat virus HIV yang memiliki masa jendela atau window period. Meski begitu, hasil non-reaktif bisa dianggap sebagai negatif bila konsisten dalam beberapa kali pengetesan hingga lepas masa jendela.
"Yang penting non-reaktif, tutup! Enggak usah dipersoalkan dan karena itu juga untuk melindungi kepentingan dan masa depan anak-anak," kata Minola seperti diberitakan detikHot pada Senin (3/8).
"Yang perlu kita lindungi adalah anak-anak ya. Karena pasti yang akan mendapatkan kerugian itu adalah anak-anak jika kemudian berita tentang tiga huruf itu terus digoreng-goreng. Padahal kita sudah menyatakan bahwa itu non-reaktif ya," lanjutnya.
"Nah jadi sudah, setop, karena kalau misalnya ini masih digiring terus, maka yang saya katakan tadi itu opini akan berkembang. Harusnya yang diperiksa bukan hanya Ruben, kan begitu. Nah karena dan belum tentu juga Ruben yang... Ruben kena kan gitu, karena kan sudah non-reaktif," kata Minola.
Minola Sebayang berharap masyarakat tidak lagi memperlebar pembahasan mengenai hal ini. Kata Minola, klarifikasi yang sudah disampaikan sudah sangat cukup untuk menjawab keraguan publik mengenai kesehatan Ruben Onsu.
(chri)