Nasib Drama Baru Ha Young di Ujung Tanduk Buntut Kontroversi

CNN Indonesia
Rabu, 19 Agu 2026 05:00 WIB
Aktris Korea Ha Young untuk glam photo The Trauma Code (2025).
Nasib drama Korea The Long Shot Trial yang dibintangi Lee Je-hoon di ujung tanduk imbas kontroversi Ha Young. (Netflix)
Jakarta, CNN Indonesia --

Nasib drama Korea terbaru SBS, The Long Shot Trial, kini berada di ujung tanduk. Hal tersebut dikarenakan bintang dramanya, Ha Young, diterpa gelombang protes akibat rekam jejak keluarganya yang pro Jepang.

Kemarahan publik kian membuncah lantaran jadwal tayang perdana drama yang turut dibintangi Lee Je-hoon itu bertepatan pada 26 Februari 2027, tiga hari sebelum Korea Selatan memperingati Hari Gerakan Kemerdekaan 1 Maret.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Korea Times pada Senin (17/8) memberitakan penonton menilai pemilihan waktu tayang tersebut sangat tidak sensitif, terlebih serial ini merupakan hasil adaptasi dari drama Jepang Legal V: Ex-lawyer Shoko Takanashi.

Publik meluapkan kekecewaan lantaran Ha Young menduduki peran sebagai pengacara muda berjiwa keadilan tinggi di tengah sorotan tajam atas sejarah keluarganya.

Karakter Ha Young juga digambarkan sebagai sosok berprinsip kuat yang nekat membela keadilan meski belum berpengalaman di ruang sidang.

"Sungguh ironis, keluarga berdarah pro-Jepang berlagak setelah mencuri warisan Kim Ik-nam, yang mana sang kakek bekerja sebagai dokter saat eksperimen manusia di Sorokdo, dan kini anak mereka memainkan peran pengacara jujur tiga hari sebelum Hari Gerakan Kemerdekaan? Sungguh lelucon," tulis salah satu warganet di media sosial.

[Gambas:Video CNN]

Sorotan publik berfokus pada sang kakek buyut, Ahn Sang-ho, yang terbukti berkolaborasi dengan otoritas kolonial Jepang, serta sang kakek yang menjadi dokter di Pulau Sorokdo.

Sorokdo merupakan lokasi yang dikenal atas kelamnya sejarah isolasi paksa dan eksperimen medis terhadap penderita kusta.

Amarah publik makin tersulut usai terkuaknya klaim palsu dalam artikel opini tulisan ayah Ha Young pada 2002 silam, yang menyebut Ahn sebagai pionir pendidikan medis modern.

Catatan sejarah resmi justru membuktikan klaim tersebut merupakan pencapaian milik Dr. Kim Ik-nam, sementara Ahn tercatat menolak perintah kembali ke tanah air dan memilih membelot ke pihak kolonial.

Di tengah desakan agar Ha Young mundur dari jajaran pemain, tim produksi hingga kini dikabarkan masih mengambil sikap berhati-hati.

Sumber internal industri menyebut pihak rumah produksi sejauh ini hanya terus memantau situasi tanpa berani mengambil keputusan tegas mengenai nasib keterlibatan Ha Young, mengingat proses pengambilan gambar drama tersebut sudah rampung hingga 90 persen.

Hingga saat ini, pihak stasiun TV SBS belum merilis pernyataan resmi terkait keberlanjutan proses produksi maupun kemungkinan pergeseran jadwal tayang The Long Shot Trial.

Ketidakpastian ini memicu spekulasi luas di kalangan pecinta drama Korea mengenai apakah serial tersebut bakal tetap mengudara sesuai rencana atau terpaksa ditunda akibat tekanan publik yang kian menguat.

(chri)