Kronologi DEADSQUAD Cs Batal Manggung di UK dan Irlandia
Tiga band metal asal Indonesia, Jasad, Death Vomit, dan DEADSQUAD, batal tampil di Cork, Irlandia dan London, Inggris yang menjadi bagian rangkaian tur Eropa mereka beberapa waktu ini.
Hal itu terjadi setelah Diablo Productions selaku promotor diduga tidak memenuhi sejumlah komitmen, mulai dari penyediaan venue, transportasi, hingga akomodasi.
Dalam pernyataan resmi yang dibagikan pada Minggu (16/8), ketiga band tersebut mengungkap sejumlah masalah yang dialami selama tur bersama Diablo Productions hingga berujung batalnya pertunjukan di Cork dan London.
Persoalan itu terungkap saat pihak venue konser di London, The Underworld Camden, menghubungi mereka dan mengungkapkan dugaan promotor tidak pernah booking venue sehingga pertunjukan di London dibatalkan.
"Kami ingin menginformasikan bahwa tour kami bersama Diablo Productions mengalami masalah serius yang mengakibatkan batalnya pertunjukan di Cork (Irlandia) dan London (Inggris)," tulis ketiga band di Instagram.
"Berbagai hal yang telah dijanjikan dan disepakati, termasuk venue, transportasi, akomodasi, dan komunikasi, tidak dipersiapkan dan dijalankan dengan baik."
"Salah satu masalah terjadi pada show London, yang akhirnya dibatalkan oleh pihak venue. Pihak venue kemudian menghubungi kami secara langsung melalui Instagram dan menjelaskan Diablo Productions tidak pernah secara resmi melakukan reservasi atau menyewa venue tersebut," terang ketiga band.
"Pihak venue juga menjelaskan bahwa mereka telah berulang kali mencoba menghubungi Diablo melalui email dan telepon untuk mendapatkan konfirmasi, namun tidak mendapatkan respons."
Ketiga band mengaku telah berusaha menyelesaikan persoalan tersebut secara internal dan tetap kooperatif sepanjang proses. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
"Puncak dari rangkaian masalah ini terjadi setelah pertunjukan kami di Lost Lane, Dublin. Pihak promotor gagal menyediakan akomodasi dan transportasi yang diperlukan untuk perjalanan kami berikutnya, sehingga kami tidak dapat melanjutkan pertunjukan di Cork (Irlandia) dan London (Inggris)," tulis keterangan tersebut.
"Kami telah berusaha menyelesaikan semuanya secara internal dan tetap kooperatif sepanjang proses ini. Namun, situasi yang terjadi menunjukkan kurangnya persiapan, organisasi, komunikasi, dan profesionalisme yang sangat serius dari pihak promotor," tulis mereka.
"Dengan berbagai komitmen yang tidak terpenuhi dan kerugian yang kami alami, kami merasa sangat dirugikan dan dikecewakan oleh Diablo Productions."
Pernyataan tersebut kemudian turut diperkuat pihak The Underworld Camden. Dalam unggahan Instagram, pihak venue mengungkapkan mereka juga mengalami kendala komunikasi dengan Diablo Productions terkait penyewaan venue.
"Malam ini, dibatalkan. Karena... yah, sejujurnya kami juga tidak benar-benar tahu penyebab pastinya," tulis The Underworld Camden pada 17 Agustus.
"Promotor DiabloProductionsOfficial/oconnorannaie/Anna Bikuña menghilang, mengabaikan semua upaya kami untuk menghubungi mereka, tidak membayar atau menyewa venue, menghapus Facebook, mematikan tag serta pesan di Instagram, dan meninggalkan tiga band asal Indonesia terlantar di tengah tur Eropa mereka."
The Underworld Camden juga mengaku tidak mengetahui tiket yang dijual Diablo Productions melalui Eventbrite untuk pertunjukan tersebut karena pihak promotor tidak merespons.
"Kami juga tidak mengetahui tiket apa saja yang dijual Diablo Productions Official melalui Eventbrite untuk pertunjukan malam ini karena mereka tidak merespons. Namun, kami berharap seluruh uang pembelian tiket dikembalikan kepada para pelanggan. Kami telah menghubungi Eventbrite untuk memastikan hal tersebut," lanjut pihak venue.
Lanjut ke sebelah...