Mengenal Eight Immortals, Asal-usul Cerita All Wishes Come True

CNN Indonesia
Jumat, 04 Sep 2026 19:15 WIB
Berikut penjelasan tentang Delapan Dewa Abadi yang menjadi inspirasi kisah All Wishes Come True. (CMC Pictures/Pearl Studio)
Jakarta, CNN Indonesia --

All Wishes Come True menjadi film terbaru yang mengangkat mitologi klasik China tentang legenda Delapan Dewa Abadi atau Ba Xian.

Uniknya, alih-alih menampilkan jajaran dewa sejak awal, film ini menyoroti latar belakang mereka saat masih menjadi manusia biasa yang berjuang mengandalkan kecerdikan rakyat jelata.

Sosok Delapan Dewa Abadi dalam kisah ini meliputi Lü Dongbin, Zhongli Quan, He Xiangu, Li Tieguai, Han Xiangzi, Cao Guojiu, Lan Caihe, dan Zhang Guolao.

Sebelum menyandang gelar dewa, mereka digambarkan sebagai manusia yang nekat menyamar sebagai sosok abadi demi melancarkan tipu daya besar, hingga mampu mengelabui para dewa sakti dan membuktikan bahwa rakyat biasa sanggup berdiri sejajar dengan kekuatan ilahi.

Secara historis, kelompok Delapan Dewa Abadi merupakan jajaran dewa paling populer dalam tradisi rakyat China.

Dalam laman resmi All Wishes Come True, istilah Eight Immortals sendiri sebenarnya sudah muncul sejak era Dinasti Han Timur lewat literatur Lihuo Lun karya Mou Rong.

Namun, kala itu formasi tokohnya belum terpaku pada delapan nama yang dikenal saat ini. Mereka juga mencatat bahwa formasi delapan dewa itu tidak tiba-tiba lahir dalam satu era atau satu kisah klasik, melainkan lebih dari ribuan tahun.

Sepanjang ratusan tahun berikutnya, sebutan "delapan dewa" sempat disematkan pada berbagai kelompok berbeda.

Di era Dinasti Han, istilah ini merujuk pada Huainan Ba Gong atau delapan cendekiawan pengikut Pangeran Liu An, yang belakangan dianggap dewata karena keterikatan mereka pada ramuan keabadian.

Pada era Dinasti Tang, penyair Du Fu bahkan menggunakan istilah tersebut dalam karya Yinzhong Baxian Ge untuk menjuluki delapan tokoh sastra peminum berat, termasuk penyair legendaris Li Bai.

Penetapan susunan resmi Delapan Dewa Abadi yang dikenal sekarang baru benar-benar terkunci pada masa pemerintahan Jiajing di era Dinasti Ming.

Formasi tersebut kian mengakar kuat dalam budaya populer Tiongkok usai dibakukan lewat novel klasik Journey to the East pada era Wanli.

Perjalanan mereka yang paling tersohor saat menyeberangi lautan bahkan melahirkan peribahasa populer tentang kemampuan tiap individu dalam menunjukkan bakat terbaiknya masing-masing.

Film Animasi All Wishes Come True menampilkan Eight Immortal dan benda-benda pusaka mereka. Foto: (CMC Pictures/Pearl Studio)

Meski mengambil latar waktu jauh sebelum mereka dikenal sebagai Delapan Dewa Abadi, All Wishes Come True turut menampilkan barang-barang atau benda pusaka yang menjadi simbol mereka masing-masing.

Sejak awal, Li Tieguai sudah melekat dengan pusaka labu yang menyimbolkan pertolongan bagi semua makhluk, sementara Zhongli Quan dengan kipas daun palemnya yang hingga kini dikenal sebagai lambang pembangkit kehidupan.

Ada pula Zhang Guolao sang tetua dengan membawa drum ikan (yugu) penerawang nasib. Drum itu tampak ia bawa dalam pertarungan jelang akhir film, serta Lü Dongbin yang sejak awal sudah membawa pedang pemusnah kejahatan.

Zhongli Quan dengan kipasnya dalam film animasi All Wishes Come True (2026) Foto: (CMC Pictures/Pearl Studio)

Keempat figur lainnya melengkapi jajaran tersebut lewat pusaka bernuansa seni dan kesucian. He Xiangu memegang bunga teratai sebagai simbol penyucian diri. Simbol bunga teratai itu juga terlihat saat ia hendak menyerang Zhongli Quan.

Ada pula Lan Caihe yang tampak paling muda dan membawa keranjang bunga yang merepresentasikan ikatan spiritual tanpa beban duniawi.

Sementara itu, Han Xiangzi hadir dengan seruling ungu pelambang kemakmuran. Dalam film, seruling tersebut juga muncul dalam pertarungan terakhir.

Serta, Cao Guojiu yang memegang papan giok untuk kedamaian suasana.

Kisah mereka dapat disaksikan di All Wishes Come True yang tayang sejak 2 September di bioskop Indonesia.

(chri)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK