Meghan Markle Balik ke Inggris, Tak Ada yang Mau Jadi Stafnya

CNN Indonesia
Senin, 07 Sep 2026 03:00 WIB
Meghan Markle disebut kesulitan dalam menemukan staf rumah tangganya yang baru setelah pindah ke Inggris. (AFP/FABRICE COFFRINI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Meghan Markle disebut kesulitan dalam menemukan staf rumah tangganya yang baru setelah pindah ke Inggris, semua gegara perlakuannya di masa lalu yang jadi riwayat buruk istri Pangeran Harry itu.

Sumber tersebut mengklaim, seperti diberitakan Page Six pada Selasa (1/9), bahwa pengalaman-pengalaman itu menjadi buah bibir di kalangan staf rumah tangga.

"Saat Meghan tinggal di Inggris sebelumnya, caranya mewawancarai staf rumah tangga sangatlah kasar," ujar sumber. "Para pelamar yang datang untuk wawancara posisi asisten rumah tangga atau pelayan pada dasarnya dilarang berbicara kepadanya."

Menurut sumber kepada Page Six, para pelamar kabarnya diminta menyerahkan resume mereka dan berdiri diam sementara Markle memeriksanya.

"Mereka akan menyerahkan resume, lalu diminta berdiri di sisi ruangan, tidak boleh bicara dan tidak boleh melakukan kontak mata saat Meghan duduk di sana dan meninjaunya," klaim sumber tersebut.

"Dia tidak akan mengajukan pertanyaan atau melakukan percakapan yang sesungguhnya dengan mereka. Dia akan meluangkan waktu membaca resume itu, memandang orang tersebut dari atas ke bawah, lalu begitu saja menyuruh mereka pergi."

"Hal ini terjadi pada cukup banyak orang sehingga kabar itu jelas menyebar di antara staf rumah tangga," kata orang dalam tersebut.

"Orang-orang ingat bagaimana mereka diperlakukan, dan banyak orang yang sama sekali tidak ingin menempatkan diri dalam situasi seperti itu dan bekerja untuknya sekarang."

Sementara itu, sumber kedua mengklaim bahwa cerita mengenai Duchess of Sussex telah beredar selama bertahun-tahun di kalangan orang-orang yang bekerja di rumah tangga pribadi. Ia mengklaim reputasi Markle telah meninggalkan kesan buruk di mata para pekerja.

"Banyak orang di kalangan tersebut saling berbicara, jadi cerita pun menyebar," kata sumber itu. "Dan pastinya ada orang-orang yang tidak berminat bekerja untuknya karena apa yang telah mereka dengar."

"Asumsinya adalah sekarang setelah Meghan dan Harry kembali, Meghan mungkin akan mencari staf rumah tangga lagi, tetapi menurut saya tidak akan ada orang yang mengantre untuk pekerjaan-pekerjaan tersebut," duga sumber itu.

"Ada banyak kekhawatiran mengenai seperti apa sebenarnya rasanya bekerja di rumah tangga tersebut."

Pangeran Harry dan Meghan Markle tiba di tiba di Bandara Birmingham, Inggris, pada Rabu (26/8) siang waktu setempat untuk kembali menetap di kampung halaman Harry tersebut "dalam waktu yang lama".

Keluarga Sussex tiba di Bandara Birmingham setelah menjalani penerbangan dengan menggunakan jet pribadi sewaan dari California.

Menurut laporan Page Six, pasangan tersebut menyewa pesawat pribadi melalui Planet 9, sebuah perusahaan penerbangan pribadi global, dengan biaya US$12 ribu per jam untuk penerbangan selama 10 jam.

Dengan begitu, Harry dan Meghan merogoh kocek setidaknya US$120 ribu atau lebih dari Rp2,1 miliar (US$1=Rp17.763) untuk pulang kampung ke Inggris.

Sebuah sumber mengatakan kepada Page Six bahwa pasangan itu memilih jet pribadi agar bisa membawa anjing keluarga mereka, yakni seekor Labrador retriever hitam bernama Pula dan seekor beagle bernama Mia, ke Inggris.

(end)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK