Upin dan Ipin Ikut Bersuara soal Kabut Asap
Upin & Ipin turut angkat suara memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat di tengah kepungan bencana kabut asap (jerebu) yang tengah melanda kawasan Asia Tenggara, khususnya wilayah Malaysia.
Melalui unggahan di akun Instagram resmi @upinipinofficial, pihak rumah produksi Les' Copaque Production membagikan poster edukatif menampilkan si kembar Upin dan Ipin mengenakan masker medis.
Lihat Juga : |
Unggahan tersebut memuat panduan praktis bertajuk "Cara Lindungi Diri dari Jerebu" guna mengimbau masyarakat agar tetap siaga menjaga kesehatan di tengah memburuknya kualitas udara.
Dalam unggahan itu, Upin dan Ipin membagikan lima langkah utama untuk melindungi diri dari bahaya polusi asap.
Kelima panduan tersebut meliputi imbauan untuk menghindari paparan sinar matahari secara langsung, rutin mengonsumsi air putih dalam jumlah cukup, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, selalu mengenakan masker saat beraktivitas, serta menjaga kebersihan diri.
"Mari amalkan langkah mudah untuk kekal sihat dan selamat semasa jerebu," tulis akun resmi Upin & Ipin dalam takarir unggahannya.
Langkah edukasi yang diambil tim produksi animasi anak tersebut bergulir di tengah fenomena transboundary haze atau kabut asap lintas batas yang kembali menyelimuti wilayah Malaysia.
Lonjakan polusi udara tersebut terjadi seiring merebaknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa titik wilayah Indonesia, seperti Kalimantan dan Sumatra, yang terbawa hembusan angin hingga menyeberang ke negara tetangga.
Dampak sebaran asap karhutla ini sempat memicu penurunan kualitas udara secara signifikan di Malaysia, terutama di wilayah perbatasan seperti Negara Bagian Sarawak.
Kondisi yang masuk dalam kategori sangat tidak sehat hingga berbahaya tersebut bahkan sempat memaksa otoritas setempat meliburkan ratusan sekolah serta memberlakukan status darurat kabut asap di beberapa distrik demi melindungi keselamatan publik.
Kebakaran yang membakar kawasan hutan di Sumatra dan Kalimantan ini telah memicu krisis kabut asap lintas batas yang berdampak luas di Asia Tenggara.
Singapura mulai menerbitkan panduan kualitas udara harian setelah pengukuran 24 jam memasuki kategori tidak sehat untuk pertama kalinya sejak 2023.
Di sisi lain, Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. memerintahkan meliburkan sekolah di wilayah ibu kota Metro Manila serta belasan provinsi terdampak.
Paparan asap akibat karhutla di Indonesia menyelimuti wilayah Sabah, Semenanjung Malaysia, hingga Brunei.
Para ilmuwan memperingatkan bahwa suhu udara diperkirakan mencapai puncaknya pada bulan ini, yang berisiko memperparah kondisi karhutla seiring meningkatnya cuaca panas dan kering di wilayah Indonesia.
(chri)