Harry dan Meghan Terkejut Raja Charles Tegaskan Status Rakyat Biasa
Pangeran Harry dan Meghan Markle disebut terkejut setelah Istana Buckingham mengedarkan surat Raja Charles III yang menegaskan status keduanya sebagai rakyat biasa (private citizens) tanpa penggunaan gelar kehormatan kerajaan.
Juru bicara Duke dan Duchess of Sussex menyatakan bahwa pasangan tersebut terkejut karena tidak diberi tahu lebih awal mengenai pengedaran dokumen pengarahan resmi tersebut ke media.
People pada Selasa (8/9) memberitakan berkas panduan yang diterbitkan Lord Chamberlain, Lord Benyon, atas arahan Raja Charles III itu diterima tim Sussex pada Senin (7/9) pukul 13.59 waktu Inggris.
Tim Harry sempat merespons pada pukul 14.19 dengan mengajukan beberapa pertanyaan klarifikasi serta meminta waktu untuk mengabarkan isi dokumen tersebut kepada Harry dan Meghan.
Namun, saat tim baru bisa menyampaikan kabar tersebut kepada Harry yang sedang rapat pada pukul 15.09, pihak istana menginformasikan dua menit kemudian pada pukul 15.11 bahwa surat pengarahan itu sudah disebarkan ke publik.
Sumber Istana Buckingham menyebut surat itu diterbitkan guna menjawab maraknya permintaan kepastian mengenai status pasangan tersebut usai mereka kembali ke Inggris pada Agustus lalu demi persiapan sekolah anak-anak mereka, Pangeran Archie (7) dan Putri Lilibet (5).
Pihak kerajaan menegaskan dokumen tersebut bukan berisi kebijakan baru, melainkan penegasan ulang atas poin kesepakatan saat keduanya mundur dari anggota aktif kerajaan pada Januari 2020.
Surat pengarahan tersebut menekankan bahwa kedudukan Harry dan Meghan saat ini setara dengan rakyat biasa yang menjalankan kegiatan amal maupun komersial secara pribadi.
Gelar His/Her Royal Highness (HRH) dipastikan tetap ditangguhkan.
Selain itu, segala bentuk pertanyaan resmi terkait protokol dan penggunaan dana publik wajib diarahkan ke Istana Buckingham, sementara urusan keamanan operasional ditangani oleh otoritas kepolisian.
Penerbitan pengarahan resmi ini bertepatan dengan rencana pertemuan komite penentu pengawalan keluarga kerajaan.
Pertemuan itu menjadi momen krusial bagi Harry yang masih terus memperjuangkan hak fasilitas pengamanan yang didanai pembayar pajak selama berada di Inggris.
Di luar dinamika tersebut, Harry tetap dijadwalkan melanjutkan sejumlah agenda amalnya di Inggris, termasuk persiapan ajang olahraga Invictus Games yang bakal berlangsung di Birmingham pada Juli 2027.
(chri)