Apakah Hope Punya Post-Credits Scene?
Artikel ini mengandung spoiler.
Hope menjadi film thriller terbaru yang ditulis dan diarahkan Na Hong-jin setelah sukses dengan The Wailing, The Yellow Sea, dan The Chaser. Kali ini, ia memadukan thriller tersebut dengan science fiction.
Hope menceritakan kehidupan desa kawasan pesisir yang mendadak berubah dan mengancam nyawa karena kehadiran entitas misterius. Polisi dan pemburu belakangan menyadari masalah yang dihadapi lebih besar dari yang dibayangkan.
Apakah Hope punya post-credits scene?
Ya, film Hope Na Hong-jin memiliki satu adegan tambahan. Adegan ekstra muncul tepat setelah blok kredit pertama tayang. Sehingga, penonton tidak perlu menunggu hingga seluruh kredit selesai untuk menyaksikannya.
Cuplikan dibuka dengan latar jalanan kosong yang dihiasi kredit jajaran pemeran utama. Kemudian, terdengar derap langkah kaki disertai hembusan napas berat sebelum Sung-ki kembali muncul ke tengah jalan.
Sung-ki dipastikan masih hidup meski dalam kondisi memprihatinkan. Ia kehilangan sebelah sepatu dan menggunakan senapan berlaras bengkok sebagai tongkat untuk menopang jalannya yang pincang.
Layar kemudian ditutup dengan kemunculan tulisan HOPE berukuran besar, serupa dengan title card yang ditampilkan pada awal film.
Adegan tersebut sengaja dibiarkan tanpa penjelasan mengenai bagaimana Sung-ki berhasil selamat, sementara karakter lain dalam film pun tidak mengetahui keberadaannya.
Ending film Hope
Secara keseluruhan, Hope menyisakan konflik utama yang belum sepenuhnya terurai. Kepanikan warga desa itu belakangan diketahui karena seorang penduduk menembak anak alien di dalam hutan dan menyembunyikan jasadnya.
Situasi tersebut memicu pencarian masif oleh kaum alien yang juga sebenarnya belum dijelaskan kenapa bisa tiba atau mendarat di desa pesisir tersebut.
Begitu pula dengan kapal perang alien berukuran besar memasuki atmosfer, menabrak gunung di kejauhan, lalu meledak.
Ma'veyyo (Michael Fassbender) yang selamat dari serangan granat, menemukan J'aur (Alicia Vikander), dan mereka menyaksikan kapal itu terbakar. Kapal tersebut adalah milik kaisar mereka.
Ma'veyyo mengatakan bahwa waktu yang tersisa bagi Crown Prince Kali tinggal sedikit. Ia mengeluarkan jantungnya sendiri dengan tangan kosong dan menyatakan bahwa jika menemukan anak itu, ia akan menggunakan jantung tersebut untuk menghidupkannya kembali.
Semua hal itu diketahui karena, menariknya pada menit-menit sebelum film berakhir, dialog berbahasa asing yang dituturkan para alien sepanjang film untuk pertama kalinya diberi teks terjemahan.
Langkah tersebut membuat penonton baru bisa memahami percakapan mereka tepat saat kapal sang kaisar hancur, dengan baris dialog terakhir bertuliskan, "ubah takdir."
Dalam wawancaranya bersama Gizmodo, Na Hong-jin mengonfirmasi pendekatan naratif tersebut.
Lihat Juga : |
Ia menjelaskan bahwa film ini sengaja dituturkan dari sudut pandang kosmik yang lebih berpihak pada kaum alien ketimbang manusia, demi menguliti sisi primitif serta ketidakberadaban manusia.
Setelah premiere di Cannes, Na Hong-jin juga mengaku sudah memiliki naskah untuk sekuel Hope. Namun, proses produksi itu diserahkan pada sambutan penonton terhadap film pertamanya.
"Naskahnya pun sudah selesai dikerjakan dan ingin segera saya garap. Jadi jika ada kesempatan, tentu saya akan membuat sekuelnya," ujar sutradara yang populer lewat film The Wailing tersebut.
Hope tayang sejak 9 September di bioskop Indonesia.
(chri)