Agensi Konfirmasi Aktris Dewasa Jepang Hana Kuraki Meninggal

CNN Indonesia
Rabu, 16 Sep 2026 07:35 WIB
Agensi mengonfirmasi aktris dewasa Jepang, Hana Kuraki, meninggal dunia dalam usia 25 tahun menyusul sejumlah kabar terkait kematian perempuan itu yang beredar di internet beberapa hari terakhir.
Agensi mengonfirmasi aktris dewasa Jepang, Hana Kuraki, meninggal dunia dalam usia 25 tahun. (dok. T-Powers)
Jakarta, CNN Indonesia --

Agensi mengonfirmasi aktris dewasa Jepang, Hana Kuraki, meninggal dunia dalam usia 25 tahun menyusul sejumlah kabar terkait kematian perempuan itu yang beredar di internet beberapa hari terakhir.

Dalam pernyataan yang diunggah pada Senin (14/9), agensi T-Powers yang menaungi Kuraki juga mengucapkan rasa duka mendalam dan penyesalan atas beredarnya kabar tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hana Kuraki sebelumnya disebut meninggal dunia setelah mengakhiri hidupnya sendiri. Sejak 12 September, ia disebut memutuskan hal tersebut setelah terlibat permasalahan dengan sejumlah "individu-individu tertentu".

Menanggapi spekulasi tersebut, pihak agensi menyatakan mereka menanggapi informasi yang belum terverifikasi itu dengan sangat serius.

"Memikirkan betapa dalamnya rasa sakit dan penderitaan yang ia alami semasa hidupnya sungguh menyayat hati. Pada saat yang sama, kami merasakan kemarahan yang mendalam atas serangkaian tindakan ini," kata agensi seperti diberitakan Tokyo Reporter pada Selasa (15/9).

T-Powers juga mengatakan mereka sedang berupaya memahami situasi ini secara saksama dan akan berkoordinasi dengan pihak berwenang terkait langkah yang tepat berikutnya.

Agensi itu juga mengatakan akan mempertimbangkan dengan hati-hati apakah akan merilis rincian lebih lanjut mengenai kematiannya atau mengenai individu-individu tertentu yang terlibat.

Menurut laporan Tokyo Reporter, kabar Hana Kuraki meninggal dunia menyebar di X setelah jenazahnya ditemukan pada 12 September 2026 di sebuah apartemen di kawasan hiburan malam dan 'red-light' populer Kabukicho.

Menurut unggahan pemilik kelab dan petarung BreakingDown, Sakito, apartemen tersebut disewa atas nama Shota Taira, mantan idol yang menjadi pengelola kelab populer dari grup ternama L's Collection di Kabukicho.

Sejak temuan tersebut, muncul berbagai informasi di internet yang berisi dugaan kekerasan dalam hubungan, tindakan main hakim sendiri, serta pemerasan.

Hana Kuraki juga ditemukan meninggal dunia setelah pada Juni 2026, ia mengumumkan hiatus secara mendadak dengan alasan cedera pada wajah dan rahang akibat "kecelakaan lalu lintas".

Namun sejumlah dokumen bocor yang mengungkap ada penyelesaian di luar pengadilan terkait kasus kekerasan dan pencurian, serta surat permintaan maaf dari Taira, yang memicu dugaan ada penggunaan uang tutup mulut untuk menutupi insiden kekerasan.

Tokyo Reporter menyebut kejadian Hana Kuraki ini menyoroti sisi eksploitatif dari industri kelab malam yang kerap dilakukan para pengelolanya atau host dengan cara memanipulasi hubungan romantis untuk menjerumuskan perempuan ke industri seks.

Meski sudah ada aturan terkait hal tersebut dalam Undang-Undang Bisnis Hiburan Dewasa pada 2025, siklus destruktif berupa pemerasan finansial dan kekerasan emosional tersebut masih mengakar kuat.

Hana Kuraki sendiri debut di bawah label S1 pada 2024. Sejak saat itu, ia berhasil membangun reputasi di industri film dewasa Jepang.

Ia juga merambah media arus utama, termasuk tampil dalam acara spesial tahun baru yang disiarkan di ABEMA dan TV Asahi pada Januari 2026.

(end)
placeholder