Andika dan Dodhy Nangis Berpelukan usai Heboh Kangen Band Bubar
Kangen Band mengunggah momen haru dan kebersamaan mereka setelah menghadapi masalah internal hingga heboh pengumuman bubar beberapa waktu lalu.
Sang vokalis, Andika Mahesa, tampak menangis dan memeluk erat sang gitaris, Dodhy Hardianto, saat keduanya akhirnya bertemu setelah kabar pembubaran grup musik asal Lampung tersebut, dan kemudian dibatalkan.
Momen haru antara dua personel kunci Kangen Band itu terungkap melalui unggahan di akun Instagram resmi @kangenbandofficial_ pada Kamis (17/9).
Dalam video tersebut, tangis keduanya pecah saat saling berangkulan melepas ketegangan yang sempat menyelimuti hubungan mereka selama beberapa hari terakhir.
Di tengah momen emosional itu, pria yang akrab disapa Babang Tamvan ini mewanti-wanti Dodhy mengenai usia mereka yang kian matang.
Ia meminta sang gitaris untuk tak lagi mudah goyah oleh bisikan atau provokasi pihak luar yang berusaha memperkeruh suasana.
"Ingat kita sudah tua, bukan bocah. Jangan mau digoreng-goreng. Ba****an dia orang yang goreng-goreng kita itu, benci gitu," ujar Andika emosional seraya mendekap Dodhy.
"Dari sini kita bisa tahu mana yang sayang, mana yang enggak sayang sama kita," tuturnya.
Dalam video tersebut, tampak pula personel Kangen Band lainnya, Tama, Bebe, dan Izzy yang turut berpelukan bersama Andika dan Dodhy di akhir video yang disertai lagu berlirik, "Kita jangan bubaran lagi."
Pertemuan tersebut sekaligus menegaskan kelanjutan riwayat Kangen Band di panggung musik Indonesia.
Sebelum momen berpelukan ini mencuat, Dodhy sudah lebih dulu melayangkan permohonan maaf terbuka lewat akun Instagram pribadinya pada Senin (14/9) lalu untuk meluruskan pernyataan pembubaran yang sempat memicu kegaduhan.
Lewat pesan terbuka yang ditujukan kepada keluarga besar dan para penggemar setia mereka, Dodhy memastikan Kangen Band batal bubar dan siap melanjutkan perjalanan bermusik bersama.
"Kami ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas keributan yang terjadi beberapa waktu lalu, terutama setelah kami sempat menyatakan bahwa Kangen Band akan bubar," tutur Dodhy.
"Setelah melalui diskusi yang panjang, melelahkan, dan penuh emosi, akhirnya kami kembali duduk bersama. Kami bicara dari hati ke hati," tulis Dodhy.
"Kami akhirnya menyadari satu hal: Kangen Band bukan hanya tentang kami yang berada di atas panggung. Kangen Band adalah tentang kalian semua yang tumbuh bersama lagu-lagu kami. Karena itu, kami memilih untuk tidak menyerah."
(chri)