Adik Putri Diana Nilai Istana Jadi Sebab Tingkah Bermasalah Harry

CNN Indonesia
Senin, 21 Sep 2026 16:50 WIB
Adik Putri Diana menilai Pangeran Harry memang dibiarkan "kehilangan kendali" oleh Istana Kerajaan Inggris, setelah kematian mantan istri Raja Charles III itu. (AFP/HENRY NICHOLLS)
Jakarta, CNN Indonesia --

Adik Putri Diana mengatakan Pangeran Harry memang dibiarkan "kehilangan kendali" oleh Istana Kerajaan Inggris, setelah kematian mantan istri Raja Charles III tersebut.

Menurut Charles Spencer dalam memoarnya yang akan terbit, Swan Song: Diana, My Sister, Harry terlibat banyak masalah karena "kurangnya perhatian yang nyata" untuk anak yang masih berusia 12 tahun kala itu.

"Ingatan utama saya mengenai perjalanan kereta api itu adalah rasa khawatir akan kurangnya perhatian yang nyata bagi Harry, saat ia mencoba menenangkan diri setelah peristiwa mengerikan di pagi hari itu," tulis Earl Spencer ke-9 tersebut.

"Tentu saja, ia membutuhkan pelukan Diana, namun hal itu tidak akan pernah bisa ia dapatkan lagi selamanya," lanjut Spencer. "Namun, alih-alih mendapatkan ketenangan dan kasih sayang, ia justru dibiarkan kehilangan kendali."

Spencer berpendapat bahwa Harry seharusnya mendapatkan "sentuhan yang lebih penuh perhatian" saat ia berusaha menghadapi kehilangan ibunya di usia yang begitu muda.

Apalagi momen kematian Putri Diana memberikan dampak yang besar untuk Pangeran William dan Pangeran Harry. Kakak-adik tersebut pada usia 15 tahun berjalan di belakang peti jenazah Diana dalam prosesi pemakaman di Westminster Abbey.

"Saya terus terpikir betapa kecil, ringkih, dan hancur hatinya sosok Harry saat itu," tulis Spencer dalam memoar tersebut seperti diberitakan Daily Mail dan Page Six pada Sabtu (19/9).

"Terlalu kecil untuk menjalani hal ini, pikir saya, dan saya bertanya-tanya bagaimana mungkin anak yang sedang hancur hatinya ini sanggup menanggung cobaan berat saat itu, atau bagaimana mungkin ia diharapkan mampu menghadapi penderitaan yang tak terelakkan di hari-hari berikutnya."

Menurut laporan tersebut, buku karya Spencer juga akan mengupas kehidupan pernikahan Diana serta pernikahannya yang bak dongeng pada 1981 di Katedral St. Paul, London.

Charles Spencer juga membahas kegagalan pernikahan mereka, termasuk perselingkuhan yang berujung pada perceraian penuh gejolak pada 1996-setahun sebelum Diana meninggal dunia dalam usia 36 tahun.

Spencer juga menulis tentang upacara pemakaman Diana di Westminster Abbey, London, pada 6 September 1997.

Selain itu Charles Spencer mengaku menerima telepon beberapa hari sebelumnya dari ajudan Ratu Elizabeth yang bersikeras bahwa kedua putra Diana dan Charles, Pangeran William dan Pangeran Harry, tidak akan ikut serta dalam prosesi pemakaman.

Pada kenyataannya, William dan Harry yang saat itu masing-masing berusia 15 dan 12 tahun, bergabung dengan Spencer, Charles, dan Pangeran Philip dalam prosesi pemakaman tersebut.

Memoar Swan Song: Diana, My Sister direncanakan akan rilis pada 22 September 2026.

(end)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK