Kasus Dugaan Penipuan Ruben Onsu Resmi Dihentikan

CNN Indonesia
Rabu, 23 Sep 2026 15:00 WIB
Ruben Onsu
Kasus penipuan yang menyeret Ruben Onsu resmi dihentikan oleh pihak kepolisian, seiring pelapor dan terlapor sepakat berdamai lewat restorative justice. (Tangkapan layar instagram @ruben_onsu)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kasus penipuan yang menyeret Ruben Onsu resmi dihentikan oleh pihak kepolisian, seiring pelapor dan terlapor sepakat berdamai lewat restorative justice.

Kuasa hukum Ruben, Machi Achmad, mengatakan pihaknya sudah mendapatkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dari Polres Metro Jakarta Selatan soal kasus tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hari ini sudah terbit surat penghentian penyidikannya, di mana kita mendapatkan pemberitahuan penghentian penyidikan," kata Machi seperti diberitakan detikHot pada Rabu (23/9).

"Lega, sudah sangat lega dong. Berarti kan dari proses mediasi, kemarin juga BAP pencabutan, dan sekarang juga terbit surat pemberitahuan penghentian penyidikannya," lanjutnya.

Machi mengatakan penyelesaian kasus secara kekeluargaan ini berjalan dengan mulus setelah Ruben mengembalikan kerugian uang modal korban senilai Rp3,5 miliar.

Ia juga memastikan dengan terbitnya SP3, maka perkara ini sudah ditutup secara permanen dan tidak bisa diproses ulang di kemudian hari. Machi pun meminta semua pihak berhenti mengungkit status tersangka terhadap Ruben Onsu.

"Kasus ini sudah selesai kok, sudah dihentikan. Tidak bisa lagi digoreng-goreng bahwa Ruben menjadi tersangka, sudah dihentikan," katanya.

Pada awal September 2026, Ruben Onsu mengaku kendala dalam penjualan aset pribadi menjadi penyebab keterlambatan penyelesaian kewajiban sebesar Rp3,5 miliar yang berujung pada kasus dugaan penipuan investasi yang menjeratnya.

Kasus tersebut pun berakhir damai setelah pihak pelapor mencabut laporan polisi karena Ruben melunasi seluruh kerugian pokok sebesar Rp3,5 miliar.

"Ya sudah berdamai ya, sudah berbicara secara kekeluargaan di mana antara lawyer dengan lawyer dan ya semua berujung baik," kata Ruben Onsu seperti diberitakan pada Senin (31/8).

"Masukan-masukan yang membuat saya semakin dewasa, membuat ya kita bisa lebih bisa menerima segala sesuatu atau menyelesaikan sesuatu dengan bijak."

"Seandainya memang aset yang saya jual itu bisa segera terealisasi harusnya tidak seperti ini, tapi kan itu di era yang sekarang ini kan susah. Ini saya tidak mau menyalahkan siapapun tapi saya ini menjadi pembelajaran yang sangat berharga buat saya sendiri," kata Ruben Onsu.

Ayah tiga anak itu juga berjanji akan lebih berhati-hati dalam memilih mitra bisnis ke depannya. Ia juga memastikan akan lebih memperhatikan administrasi dan komunikasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

(end)
placeholder