Mantan Suami Tuduh Halle Berry Lakukan Kekerasan ke Anak

CNN Indonesia
Jumat, 02 Okt 2026 10:15 WIB
LOS ANGELES, CA - FEBRUARY 21: Halle Berry (L) and Olivier Martinez attend the Treats! Magazine Pre-Oscar Party at the Treats! Villa presented by OMNIA on February 21, 2015 in Los Angeles, California.   Joshua Blanchard/Getty Images for Treats! Magaz
Halle Berry dituduh melakukan kekerasan terhadap anak. Mantan suami mengajukan permohonan perintah perlindungan dan hak asuh anak. (Getty Images via AFP/Joshua Blanchard)
Jakarta, CNN Indonesia --

Halle Berry dituduh melakukan kekerasan fisik terhadap anak laki-lakinya, Maceo. Tuduhan itu dilayangkan mantan suami, Olivier Martinez, yang juga mengajukan permohonan perintah perlindungan sementara.

Dalam dokumen permohonan yang dilayangkan ke pengadilan, seperti diberitakan Variety pada Kamis (1/10), Martinez mengklaim insiden penganiayaan itu terjadi pada 26 September lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyebut bintang film Catwoman tersebut telah "melakukan kekerasan fisik terhadap putra kami, Maceo, dengan melompat ke arahnya, meletakkan tangan di lehernya, dan mencekiknya."

Martinez menilai putranya mengalami trauma akibat kejadian itu dan enggan kembali ke rumah sang ibu. Kondisi itu pula yang membuat aktor asal Prancis itu juga menuntut hak asuh tunggal atas anak mereka.

Tak hanya insiden akhir September, Martinez menuding serangkaian aksi kekerasan lain selama beberapa tahun terakhir, seperti serangan fisik terhadap Maceo maupun kekerasan verbal serta emosional kepada dirinya.

Salah satunya, Martinez mengklaim Berry pernah melontarkan ucapan provokatif terkait persoalan tunjangan anak di hadapan Maceo.

[Gambas:Video CNN]

"Berry memberi tahu putra kami bahwa saya adalah 'pria kulit putih brengsek yang mencoba merampok perempuan kulit hitam' karena masalah tunjangan anak," bunyi tuduhan tersebut.

"Berry kemudian bertanya kepada putra kami, 'Bagaimana perasaanmu tentang hal itu sebagai seorang pria kulit hitam?'" tulis Martinez dalam berkas pengajuan tersebut, sembari mengklaim Berry sempat mengirimkan pesan singkat berisi permohonan maaf usai kejadian.

Atas dasar itu, Martinez meminta pengadilan membatasi akses Berry dan melarang sang aktris berada di bawah pengaruh alkohol atau zat kimia lain saat menjalankan hak berkunjung.

Ia menegaskan tidak berniat memutus hubungan ibu dan anak secara permanen, tapi menilai Berry harus mengambil tanggung jawab penuh atas tindakannya sebelum diizinkan berinteraksi kembali dengan Maceo.

Bantahan Halle Berry

Pihak Halle Berry langsung membantah keras seluruh tuduhan tersebut melalui kuasa hukumnya, Marina Beck. Beck menegaskan bahwa pengajuan hukum Martinez tidak memiliki dasar hukum dan sengaja menyesatkan opini publik.

"Menyebut permohonan ini sama sekali tidak berdasar dan sengaja menyesatkan adalah sebuah pernyataan yang sangat meremehkan," kata Beck.

"Ada begitu banyak bukti, termasuk sejumlah putusan peradilan, bahwa Olivier Martinez berulang kali melanggar perintah pengadilan dan mengganggu intervensi terapeutik serta pendidikan yang diperlukan hingga merugikan putra mereka, Maceo," tegas Beck dalam pernyataan resminya.

Beck menambahkan bahwa langkah Martinez tidak mengejutkan mengingat rekam jejak perilakunya di masa lalu.

"Permohonan hari ini tidak sepenuhnya mengejutkan dari seorang individu dengan rekam jejak perilaku tak menentu, posesif, dan kasar yang terdokumentasi dengan baik," bebernya.

"Halle sudah terbiasa dengan perilaku keterlaluan dari Tuan Martinez, dan meski ia sangat sedih, ia tidak akan membiarkan hal itu menghalanginya untuk memperjuangkan kepentingan terbaik Maceo," lanjut Beck.

Halle Berry dan Olivier Martinez sebelumnya menikah pada 2013. Namun, pernikahan itu hanya bertahan sekitar dua tahun lebih karena keduanya memutuskan bercerai dan resmi berpisah pada 2016.

Selain Maceo, Berry juga memiliki seorang putri berusia 18 tahun dari hubungan asmara terdahulu. 

(chri)