Didepak Tur Ed Sheeran, Free Palestine Tour Macklemore Sold Out
Macklemore mengumumkan tiket rangkaian konser mendukung Palestina yang bertajuk Macklemore and Friends: Free Palestine Tour ludes terjual alias sold out.
Tiket pertunjukan yang dijadwalkan berlangsung di tiga kota besar Eropa, yakni Dublin, Paris, dan London habis disapu penggemar dalam kurun waktu kurang dari sepekan sejak penjualan dibuka.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, pelantun lagu Thrift Shop tersebut mengaku takjub melihat respons luar biasa publik terhadap konser yang digagas secara mendadak itu.
Penjualan tiket sendiri diawali sesi presale pada Senin (28/9) dan berlanjut ke general sale pada Rabu (30/9).
"Tiket ketiga pertunjukan tersebut langsung habis terjual," tulis Macklemore. "Sejujurnya, saya sangat takjub."
Ia membeberkan bahwa inisiatif menggelar rangkaian pertunjukan ini lahir dari semangat kebersamaan para seniman yang ingin menunjukkan dukungan nyata bagi kemerdekaan Palestina.
Tur konser tersebut juga digelar untuk menggalang dana kemanusiaan lewat panggung musik.
"Kami menyelenggarakan acara-acara ini dengan cepat dan dalam semangat kebersamaan, dengan keyakinan bahwa para musisi dapat menunjukkan solidaritas bagi Palestina, memanfaatkan panggung untuk menggalang dana, serta memperlihatkan wujud nyata dari aksi kolektif," tuturnya.
"Saat pihak penguasa berupaya membungkam seruan kita demi pembebasan, seni akan senantiasa menjadi bentuk perlawanan."
Sikap tegas ini diambil Macklemore setelah dirinya mendadak dicoret dari daftar penampil pembuka tur konser Ed Sheeran, The Loop Tour, di Amerika Serikat pada awal September lalu.
Keputusan pembatalan tersebut dipicu aksi Macklemore yang menyuarakan dukungan bagi Palestina di atas panggung MetLife Stadium.
Dukungan tersebut kemudian berbuntut tekanan dari miliarder Robert Kraft selaku pemilik Gillette Stadium yang mengancam bakal melarang Sheeran tampil jika Macklemore tidak disingkirkan.
Pencoretan itu rupanya memicu gelombang solidaritas luas di industri musik. Seluruh musisi pembuka tur Ed Sheeran lainnya, seperti Finneas, Lukas Graham, Aaron Rowe, hingga Beoga, kompak mundur dari tur sebagai bentuk protes atas praktik sensor tersebut.
Tak berhenti di situ, Macklemore juga langsung menyumbangkan seluruh honor penampilannya selama menjadi opening act tur Sheeran sebesar US$1 juta ke organisasi kemanusiaan Palestina.
Sebagai bentuk perlawanan atas pembungkaman tersebut, Macklemore juga bergerak merangkul para seniman yang berani bersuara untuk merancang tur independen ini.
Konser perdana dijadwalkan berlangsung di Dublin pada 26 Oktober, kemudian berlanjut ke Paris dan London, dengan seluruh hasil penjualan tiket bakal disalurkan penuh bagi perjuangan dan bantuan rakyat Palestina.
"Dublin, Paris, dan London, terima kasih atas antusiasme luar biasa yang kalian tunjukkan. Respons terhadap acara-acara ini kembali mengingatkan kita betapa banyaknya orang di seluruh dunia yang bersatu demi Palestina yang merdeka," ujar Macklemore.
"Daftar penampil akan segera diumumkan. Tak sabar untuk segera berkumpul bersama."
(chri)