Prince Poetiray Ngaku Deg-degan Tampil di FIFA ASEAN Cup 2026
Penyanyi cilik Prince Poetiray sempat merasa sangat gugup saat dipercaya menjadi pengisi acara dalam upacara penutupan final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Senin (5/10) malam.
Ia menjadi salah satu penampil dalam ajang internasional itu. Ada pula Anggun C. Sasmi dan Judika yang turut tampil baik di sebelum pertandingan, serta di akhir untuk menyemarakkan kemenangan Timnas Indonesia atas Thailand.
Meski akhirnya tampil prima di tengah lapangan, Prince tak menampik bahwa rasa cemas sempat melandanya sebelum melangkah keluar lorong stadion untuk tampil di depan puluhan ribu penonton.
"Pastinya deg-degan banget. Ditonton kemarin itu katanya 70.000 orang lebih dan itu pastinya bikin deg-degan banget," ungkap Prince Poetiray seperti diberitakan detikcom, Selasa (6/10).
"Tangan gemetar, terus juga dingin banget tanganku dan pastinya kemarin tuh aku deg-degan banget karena, aku pengin kasih yang terbaik buat Indonesia dan juga buat FIFA," ungkapnya.
Ia benar-benar menjadi pembuka, penampil pertama dalam acara tersebut. Guna meredakan rasa tegang sesaat sebelum unjuk kebolehan, Prince memilih memanjatkan doa serta mengatur ritme pernapasan sesuai wejangan orang tuanya.
"Aku mengurangi nervous-nya dengan cara aku berdoa. Walaupun tetap tegang, tetap aku tarik napas terus buang napasnya, habis itu ingat pesan papa mama gitu. Pokoknya stay santai," tutur Prince.
Kerja keras serta ketegangan yang dirasakannya berbuah manis setelah penampilannya menuai pujian hangat, baik dari pihak keluarga maupun apresiasi positif dari para pengguna media sosial.
"Puas banget. Mama dan papa bilang, 'Kamu keren banget,' lihat di medsos juga. Ya lumayan banggalah sama diri sendiri," kata Prince.
Pengisi suara karakter Don dalam film animasi Jumbo tersebut mengungkapkan rasa bangga yang luar biasa lantaran berkesempatan membawakan lagu di panggung megah berskala internasional.
Bernyanyi dalam agenda resmi organisasi sepak bola dunia FIFA diakuinya sebagai pencapaian manis sekaligus momen bersejarah sepanjang perjalanan kariernya.
"Perasaannya seru banget, bangga sama diri sendiri pastinya. Ternyata ya, impian aku kesampaian untuk nyanyi di GBK dan ini bukan cuma nyanyi di GBK, tapi nyanyi bersama FIFA di GBK," ujarnya.
Pada momen itu, Prince Poetiray menyanyikan Selalu Ada di Nadimu yang menjadi soundtrack Jumbo, salah satu film terlaris Indonesia. Penyanyi muda itu manggung dalam balutan jersey putih Timnas Indonesia.
Penampilan tersebut diikuti dengan Anggun C. Sasmi yang menyanyikan Mimpi dalam balutan dress emas dan blazer biru emas. Efek-efek lampion tampak meramaikan penampilan Anggun C. Sasmi.
Judika dan Anggun kemudian tampil penuh emosi saat membawakan lagu nasional setelah Indonesia memenangkan laga final FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Senin (5/10) malam.
Judika menampilkan energi maksimal membawakan Kebyar Kebyar dalam penampilannya, tak lama setelah Indonesia memenangkan laga tersebut.
Dengan mengenakan setelan serba putih, Judika membawakan lagu tersebut di panggung khusus sementara para pemain dan official bersiap untuk menerima trofi kemenangan.
Lihat Juga :FIFA ASEAN CUP 2026 Jennifer Coppen Indonesia Juara: Waktunya Petantang-petenteng |
Setelah Judika, Anggun muncul dengan memimpin lagu Tanah Airku yang menjadi tradisi dalam penutupan laga Timnas Indonesia. Anggun tampil dengan kebaya maroon dengan bawahan kain putih.
Selama Anggun bernyanyi, para pemain Timnas Indonesia berkumpul sampil berangkulan menghadap para pendukung mereka di SUGBK.
Anggun juga terlihat emosional dan menitikkan air mata saat membawakan lagu nasional tersebut. Suasana serupa juga dialami sejumlah para pemain Timnas Indonesia yang ikut bernyanyi.
Timnas Indonesia akhirnya keluar sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai mengalahkan Thailand lewat drama adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Senin (5/10).
(chri)