Aktor sekaligus sutradara Reza Rahadian bersiap menggarap proyek film panjang terbaru bertajuk Casparina. Film itu akan menjadi yang kedua setelah ia menggarap On Your Lap atau Pangku yang tayang pada 2025.
Dalam karya terbarunya ini, seperti diberitakan Variety pada Minggu (11/10), Reza mengangkat kisah personal yang terinspirasi langsung dari perjalanan hidup sang nenek, Francisca Casparina Fanggidaej.
Lihat Juga : |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proyek Casparina secara resmi diperkenalkan melalui ajang Asian Project Market, bagian dari rangkaian Asian Contents & Film Market (ACFM) di perhelatan Busan International Film Festival (BIFF) 2026.
Saat ini Casparina masih berada pada tahap awal penulisan naskah. Lewat partisipasi di pasar film Busan, tim produser membuka peluang kemitraan, kolaborasi internasional, serta pendanaan untuk proses produksi.
Film Casparina menyoroti lika-liku Rina, seorang jurnalis yang terpaksa hidup dalam pengasingan akibat keberaniannya menentang rezim pemerintah kala itu.
Status kewarganegaraan Indonesianya dicabut secara mendadak pada peristiwa politik 1965 saat ia berada di Beijing untuk mewakili Indonesia dalam forum internasional.
Setelah 34 tahun hidup mengasing di China dan Belanda, Rina menerima surat yang mengabarkan tumbuhnya rezim lama dan terbukanya pintu untuk pulang.
Ia lantas memberanikan diri kembali ke tanah air untuk menemui anak-anaknya, Andi dan Lila, yang telah tumbuh dewasa tanpa sosok ibu di samping mereka.
Reza Rahadian mengungkapkan ketertarikannya untuk mengeksplorasi dinamika hubungan ibu dan anak yang terpisah akibat peristiwa politik kelam. Perpisahan paksa tersebut membuat sang nenek dan anak-anaknya terisolasi puluhan tahun.
"Bagi saya, ini adalah kisah yang sangat penting," ujar Reza di Busan.
Melalui film ini, Reza berharap penonton dapat meresapi konsekuensi berat dari sebuah pilihan hidup di tengah tekanan situasi yang berada di luar kendali manusia.
Ia menekankan keinginannya agar publik dapat menyelami arti mendalam dari "apa artinya menjadi seorang ibu yang absen selama 32 tahun," sekaligus memicu empati atas beban yang ditanggung anak-anak yang terpaksa menyembunyikan identitas sang ibu demi keselamatan jiwa mereka.
Dua produser yang mengawal proyek ini, Arya Ibrahim dan Gita Fara, menggambarkan Casparina sebagai representasi dari trauma sejarah yang memecah kerukunan keluarga akibat peristiwa 1965.
Menurut mereka, sosok Casparina merupakan "korban zaman" dan film ini ditargetkan menjadi cermin reflektif agar tragedi serupa tak terulang kembali.
Penggarapan Casparina melengkapi torehan penyutradaraan Reza setelah film panjang pertamanya, On Your Lap, sukses memboyong empat penghargaan kategori Vision di Festival Film Busan 2025, termasuk Audience Award dan penghargaan Fipresci.
(chri)
