Britney Spears bakal merilis lagu kolaborasinya dengan Justin Timberlake yang bertajuk She'll Never Be Me, yang belum pernah dirilis sebelumnya.
Lagu tersebut aslinya dibuat saat Spears dan Timberlake masih berpacaran untuk album Britney (2001). Namun lagu itu batal masuk ke format asli yang dirilis. Kini lagu itu bakal dirilis pada 6 November 2026 mendatang sebagai edisi peringatan 25 tahun album tersebut.
Lihat Juga : |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lagu She'll Never Be Me adalah hasil kolaborasi Spears dan Timberlake bersama penulis lagu sekaligus produser Bradley Daymond dan Alex Greggs. Daymond dan Greggs adalah rekan lama grup 'NSYNC yang bekerja dengan nama Riprock 'n' Alex G.
Spears kemudian mengunggah pengumuman kabar tersebut lewat unggahan di media sosial. Selain itu, seperti diberitakan Variety pada Senin (12/10), tidak ada pernyataan resmi dari label lamanya, RCA.
Menurut Variety, hal tersebut mungkin mencerminkan fakta bahwa Spears pada dasarnya telah mengumumkan pengunduran dirinya pada 2024.
Dalam unggahan di media sosial, She'll Never Be Me adalah satu dari lima lagu yang sebelumnya belum pernah dirilis dalam edisi peringatan album Britney (2001).
Lagu-lagu lainnya mencakup Am I a Sinner, When I Say So, My Big Secret, serta versi lengkap dari Right Now (Taste the Victory) yang pernah digunakan dalam iklan Pepsi pada 2002.
Meskipun lagu-lagu ini sudah berusia lebih dari 25 tahun, karya-karya ini menjadi rekaman baru pertama yang dirilis Spears sejak kolaborasinya dengan Will.I.Am pada 2023 lewat lagu Mind Your Business.
Album Britney (2001) dirilis pada Oktober 2001 yang merupakan peralihan dari gaya teen pop di dua album pertamanya menjadi musik dengan nuansa yang lebih dewasa.
Album ini memadukan genre pop dan R&B dengan pengaruh EDM, serta sesekali menyentuh unsur disko, hip-hop, rock, dan elektronika. Spears mengambil peran yang lebih besar dalam pengembangan album ini dengan turut menulis 6 dari 12 lagunya yang rilis kala itu.
Pada 2024, Britney Spears menyatakan bahwa ia "tidak akan pernah kembali ke industri musik". Kemudian pada Januari 2026, ia mengatakan tidak akan pernah lagi tampil di Amerika Serikat.
Pernyataan tersebut datang setelah Britney Spears lepas dari konservatori 13 tahun sejak dirinya remaja pada 2021. Hal itu membuat dirinya berhak memberikan keputusan sendiri atas hidup juga keuangannya.
Sejak saat itu, ia cenderung menjaga privasi dan jarang tampil di depan publik, meskipun sesekali ia mengunggah pernyataan serta video dirinya sedang menari yang sempat membuat sebagian pengamat merasa khawatir akan kesejahteraannya.
(end)
