Vokalis Respons Polemik Layout Konser Avenged Sevenfold di JIS

CNN Indonesia
Kamis, 15 Okt 2026 20:53 WIB
Vokalis Avenged Sevenfold, Matt Shadows, buka suara mengenai polemik perubahan tata letak panggung konser bandnya yang digelar di JIS. (AFP/PABLO PORCIUNCULA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Vokalis Avenged Sevenfold, Matt Shadows, buka suara mengenai polemik perubahan tata letak panggung konser bandnya yang digelar di Jakarta International Stadium (JIS) pada 10 Oktober 2026.

Matt mengatakan pihaknya akan mengecek persoalan tersebut kepada promotor. Ia menyampaikan hal itu melalui kolom komentar Reddit di komunitas penggemar Avenged Sevenfold pada Selasa (13/10).

"Kami akan memeriksa permasalahan promotor tersebut karena kami memiliki pengalaman yang baik dengan mereka.. begitu juga dengan Midas waktu itu," tulis Matt.

Dalam komentarnya, Matt juga menjawab pertanyaan salah satu pengguna terkait apakah jumlah penonton konser Avenged Sevenfold berhasil memenuhi JIS. Ia menjelaskan Avenged Sevenfold awalnya merencanakan pertunjukan dengan kapasitas sekitar 40 ribu penonton.

"Mengenai tiket.. saat kami memutuskan untuk mengadakan konser, kami mendaftar untuk kapasitas 40 ribu orang. Memang ada tiket CAT 1-tiket yang lebih mahal-yang tidak terjual menjelang hari H acara, jadi kami sebenarnya bisa menggeser panggung sedikit ke belakang dan membuka beberapa tiket side view (pandangan samping) tambahan dengan harga yang lebih murah," tulisnya.

Matt kemudian menyebut jumlah penonton berdasarkan penghitungan akhir mencapai sekitar 43 ribu hingga 44 ribu orang.

"Setelah semuanya selesai dan kami mendapatkan hitungan akhir, kami awalnya mendaftar untuk 40 ribu orang, tetapi hitungan penonton pada malam itu berada di antara 43 ribu hingga 44 ribu orang," tulisnya.

"Jadi sebenarnya lebih besar dari yang direncanakan semula. Sekadar memberi sedikit gambaran tentang bagaimana hal-hal seperti ini bekerja," lanjut Matt.

Terlepas dari polemik layout panggung hingga jumlah penonton, Matt mengatakan konser tersebut tetap menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi bandnya.

"Terlepas dari itu, konsernya sangat menyenangkan dan kami tidak sabar untuk kembali lagi ke Indonesia."

Di sisi lain, Ravel Entertainment selaku pihak promotor membuka penjualan tiket dalam dua tahap, yakni Deathbat Pre-Sale pada 6 April dan General Sale pada 8 April 2026.

Dalam pengumuman tersebut, promotor mencantumkan 11 kategori tiket, dengan Festival A yang menjadi kategori termahal seharga Rp2,55 juta.

Polemik layout konser mencuat setelah penonton menyoroti perbedaan antara denah panggung yang ditampilkan promotor saat penjualan tiket dan tata letak setelah penjualan berlangsung.

Sejumlah pemegang tiket CAT 1 Center mengeluhkan posisi yang mereka dapatkan tidak lagi berada di tengah, melainkan di tribun kiri atau kanan.

Meski begitu, dalam unggahan penjualan tiket, Ravel Entertainment telah mencantumkan keterangan bahwa tata letak tempat duduk dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Denah lokasi juga disebut hanya sebagai acuan visual sehingga ukuran dan konfigurasi sebenarnya dapat berbeda.

Selain itu, promotor menyebut pandangan penonton ke arah panggung berpotensi terhalang sebagian oleh FOH (Front of House) atau struktur teknis lainnya.

(van/end)


Saksikan Video di Bawah Ini:

Kecewa karena Konser, Harus Gimana?

KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK