Daftar Artis Dunia yang Diboikot gara-gara Dukung Israel

CNN Indonesia
Sabtu, 17 Okt 2026 05:00 WIB
Actor Gal Gadot reacts during the unveiling ceremony for her star on the Hollywood Walk of Fame in Los Angeles, California, U.S., March 18, 2025. REUTERS/Mario Anzuoni
Aktris asal Israel, Gal Gadot, dikenal lewat perannya sebagai Wonder Woman. Ia menjadi sasaran kritik karena blak-blakan mendukung Israel. (REUTERS/Mario Anzuoni)

3. Brett Gelman

Aktor dan komedian Brett Gelman, yang dikenal melalui Stranger Things dan Fleabag, secara terbuka menyuarakan dukungan terhadap Israel setelah serangan Hamas pada Oktober 2023. Gelman juga menggunakan media sosial untuk mengkritik Hamas dan pihak yang ia anggap antisemit.

Seperti diberitakan Los Angeles Times, pada Februari hingga Maret 2024, sikap Gelman juga memicu penolakan terhadap tur buku perdananya. Book Passage di San Francisco dan Book Stall di Winnetka, Illinois, membatalkan acara pada Februari, disusul Book Soup di West Hollywood yang membatalkan penampilannya pada Maret 2024.

Book Passage menyatakan keberatan terhadap pernyataan Gelman yang dinilai gegabah dan tidak bijaksana terhadap sejumlah kelompok etnis dan sosial. Sementara itu, Gelman menduga terdapat sentimen antisemitisme di balik penolakan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


4. Israel Houghton

Penyanyi gospel asal Amerika Serikat, Israel Houghton, menghadapi penolakan di Indonesia terkait rencana konser bersama grup musiknya, Israel & New Breed bertajuk 'Til The Whole World Knows Tour 2026.'

Pemerintah Indonesia menegaskan tidak bakal memberikan izin penyelenggaraan maupun penerbitan visa lantaran rekam jejak dukungan sang musisi terhadap Israel berseberangan dengan komitmen politik luar negeri Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra mengungkapkan keputusan penolakan tersebut diambil usai menggelar koordinasi lintas lembaga.

Beberapa lembaga yang terlibat adalah Kemenko Polkam, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Kebudayaan, hingga Kepolisian Negara Republik Indonesia.

"Setelah kami melakukan koordinasi dan mempertimbangkan aspek keamanan dalam negeri serta komitmen Pemerintah Indonesia dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina, kami berpandangan bahwa kegiatan apa pun yang besar kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk merugikan perjuangan rakyat Palestina tidak akan diperkenankan diselenggarakan di Indonesia," ujar Yusril di kantornya, Jakarta, Senin (5/10).

Rencana konser yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 24 Oktober 2026 itu pun tidak memperoleh izin penyelenggaraan.

Israel HoughtonPenyanyi gospel asal Amerika Serikat, Israel Houghton, menghadapi penolakan di Indonesia terkait rencana konser bersama grup musiknya, Israel & New Breed bertajuk 'Til The Whole World Knows Tour 2026. (via Banyak Bagus Entertainment)


5. P!nk

Penyanyi P!nk menuai kritik pada September 2026 setelah mengkritik pernyataan rapper Macklemore yang menyuarakan dukungan terhadap Palestina. Kontroversi bermula ketika Macklemore menyerukan "Free Palestine" dalam konser Ed Sheeran di MetLife Stadium, New Jersey, pada 4 dan 5 September 2026.

P!nk kemudian membagikan unggahan dari kelompok StopAntisemitism yang menyebut penampilan Macklemore sebagai propaganda anti-Israel. Ia juga membantah pernyataan mengenai tindakan Israel di Gaza yang disebut sebagai genosida.

Pada 11 September 2026, Swifties Against Genocide meluncurkan petisi di Change.org yang mendesak UNICEF mencopot P!nk dari posisinya sebagai duta organisasi tersebut.

Petisi itu menilai komentar P!nk tidak sesuai dengan perannya sebagai duta UNICEF dan telah mengumpulkan lebih dari 195 ribu tanda tangan pada 25 September 2026.

Aktor Javier Bardem turut menyebarkan petisi tersebut melalui Instagram Story sejak 21 September 2026. P!nk sendiri telah menjadi duta UNICEF sejak 2015.

P!nk kemudian memberikan klarifikasi melalui media sosial. Ia mengatakan tidak sepakat dengan seluruh bahasa yang digunakan dalam unggahan yang sebelumnya ia bagikan.

"Unggahan ulang bukanlah sebuah pernyataan, dan meme bukanlah sebuah pendirian," tulisnya. "Media sosial membuat kita semua murahan dan cepat, dan kita semua mengetahuinya."

P!nk juga menegaskan bahwa keberatannya bukan ditujukan pada seruan Macklemore "Bebaskan Palestina" ataupun hak sang rapper untuk menyampaikannya.

"Saya tidak pernah meminta artis lain untuk dibungkam dan saya tidak meminta itu sekarang," katanya. "Saya tidak perlu ada yang dipecat, dan saya tidak perlu pengembalian uang."

(van/end)


[Gambas:Video CNN]

HALAMAN:
1 2