Lagi Umrah, Raffi Ahmad dan Irfan Hakim Kena Ancaman Serangan Houthi

CNN Indonesia
Senin, 26 Okt 2026 16:00 WIB
Raffi Ahmad, Nagita Slavina, Irfan Hakim beserta rombongannya mendapatkan peringatan ancaman serangan udara saat menjalani umrah di Tanah Suci, pekan lalu. (Detikcom/Desi)
Jakarta, CNN Indonesia --

Raffi Ahmad, Nagita Slavina, Irfan Hakim beserta rombongannya mendapatkan peringatan ancaman serangan udara yang diduga dari kelompok Houthi Yaman saat menjalani umrah di Tanah Suci, Arab Saudi, pekan lalu.

Hal itu diketahui dari unggahan selebgram Meisita Lomania yang ikut dalam rombongan tersebut dan mengunggahnya di media sosial pada Sabtu (24/10).

"Setiap detik masuk lagi [peringatan], masuk lagi, masuk lagi. Sama-sama saling menenangin terus ya fokus berdoa. Itu benar-benar berserah diri. Itu benar-benar berserah diri saat itu," cerita Meisita seperti diberitakan detikHot pada Senin (26/10).

Dalam unggahan Meisita, tampak Raffi Ahmad, Irfan Hakim, dan para jamaah lainnya berkerubung di dalam bus sembari melihat peringatan darurat yang muncul di layar ponsel mereka.

Peringatan tersebut tertulis: "wilayah ini berada dalam ancaman serangan udara dari pihak musuh. Harap tetap tenang, berlindung di dalam ruangan atau tempat yang aman dan jauh dari jendela serta pintu, dan ikuti instruksi dari Pertahanan Sipil".

Peringatan ancaman serangan udara itu disebut membuat Meisita dan rombongan panik hingga menghubungi keluarga masing-masing, bahkan mendadak menjadi penuh haru.

"Sudah pada nangis semua. Katanya ya mereka semua pada kirim doa. Pokoknya pada histeris, Kak Gigi, terus Bunda Dela, terus mama aku. Kita kabarinlah semua kita titip-titip. Sama maaf juga kalau ada salah-salah. Pokoknya mereka ya nangis ya terutama mamaku," tuturnya.

Meisita mengatakan rombongan akhirnya mengurungkan perjalanan ke Ta'if dan berbalik arah setelah mengetahui wilayah tersebut terancam menjadi titik serangan udara.

"Jadi benar-benar merasa Tuhan menyelamatkan kita semua," kata Meisita.

Pada Jumat (23/10), badan pertahanan sipil Arab Saudi mengeluarkan peringatan potensi bahaya di empat wilayah bagian barat negara tersebut, termasuk Makkah. Peringatan itu dicabut beberapa menit kemudian tanpa penjelasan mengenai penyebabnya.

Peringatan tersebut juga mencakup Jeddah, kota besar di pesisir Laut Merah, Taif yang berada di dekat Makkah, serta Yanbu, kawasan pesisir yang menjadi pusat industri minyak.

Badan itu juga kembali mengingatkan masyarakat mengenai larangan hukum untuk membagikan gambar atau informasi terkait upaya penanggulangan rudal dan drone.

Peringatan tersebut dikeluarkan tanpa penjelasan lebih lanjut mengenai potensi ancaman yang mendasarinya. Tidak ada keterangan dalam laporan AFP mengenai objek atau insiden tertentu yang memicu peringatan tersebut.

Arab Saudi dalam beberapa pekan terakhir berulang kali menjadi sasaran serangan kelompok Houthi di Yaman yang didukung Iran. Serangan itu berlangsung di tengah kembali berkobarnya perang saudara di negara tersebut.

Kelompok Houthi berperang melawan pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi dan diakui secara internasional. Dalam sejumlah serangannya, kelompok tersebut menargetkan infrastruktur minyak serta bandara di Arab Saudi.

Serangan terhadap bandara Riyadh pada awal bulan ini menewaskan 13 orang dan melukai puluhan lainnya.

(van/end)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK