Reese Witherspoon Pangkas Separuh Staf Perusahaannya

CNN Indonesia
Selasa, 03 Nov 2026 23:00 WIB
BEVERLY HILLS, CALIFORNIA - FEBRUARY 09: Reese Witherspoon attends the 2020 Vanity Fair Oscar Party hosted by Radhika Jones at Wallis Annenberg Center for the Performing Arts on February 09, 2020 in Beverly Hills, California.   Frazer Harrison/Getty
Reese Witherspoon memangkas karyawan perusahaannya, Hello Sunshine, hingga separuh setelah kembali membeli media itu dari Candle Media. (AFP/Frazer Harrison)
Jakarta, CNN Indonesia --

Reese Witherspoon memangkas karyawan perusahaannya, Hello Sunshine, hingga separuh setelah kembali membeli media itu dari Candle Media.

Reese Witherspoon mendirikan perusahaan tersebut pada 2016, kemudian Candle Media mengakuisisi saham dominan pada 2021. Pada awal Oktober 2026, lewat dukungan konglomerat Prancis, Mediawan, Witherspoon membeli kembali perusahaan tersebut dengan nilai yang jauh lebih rendah daripada US$900 juta yang pernah dibayarkan Candle Media.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kini, setelah hanya beberapa minggu memegang kendali, Witherspoon telah melepas sekitar 30 karyawan yang setara sekitar 50 persen dari total staf Hello Sunshine.

Seperti diberitakan Variety pada Jumat (30/10), sejumlah sumber mengatakan pemutusan hubungan kerja (PHK) ini karena Hello Sunshine akan lebih berfokus pada proyek film dan televisi serta merek. Reese's Book Club.

Sementara itu, divisi yang melayani konsumen secara langsung ditiadakan. Variety mengatakan, perwakilan Hello Sunshine menolak untuk memberikan komentar terkait kabar tersebut.

Meski kendali Witherspoon dan Mediawan atas Hello Sunshine tergolong baru, perusahaan ini sebenarnya tidak asing dengan pengurangan karyawan.

Di bawah kepemimpinan Candle Media, perusahaan ini telah mengalami setidaknya empat layoff dalam dua tahun terakhir, yang terutama berdampak pada departemen konten non-skrip serta Sunnie, merek jenama gaya hidup yang menyasar generasi Z.

Pada 2023, Candle Media juga menutup unit konten anak-anak dan animasi milik Hello Sunshine. Kemudian pada 2024, mereka menggabungkan divisi live-action, termasuk milik Hello Sunshine, ke dalam Candle Studios.

Divisi itu sempat dipimpin oleh CEO Hello Sunshine, Sarah Harden, hingga ia mengundurkan diri setahun kemudian.

Saat mengambil alih kembali Hello Sunshine, Witherspoon menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa "hal terbaik masih akan datang."

"Mediawan telah membangun studio independen berskala global dengan menempatkan para kreator sebagai prioritas utama. Itulah visi yang selalu saya miliki untuk Hello Sunshine," ungkapnya dalam pernyataan tersebut.

"Saya berinvestasi bersama Mediawan serta bergabung dengan Pierre-Antoine Capton dan timnya karena ini adalah wadah yang sempurna untuk lanskap media baru ini. Ini juga ibarat pulang ke rumah."

(end)
placeholder
LIHAT SELENGKAPNYA