Perwakilan Bantah Lenny Kravitz Tewas dalam Kecelakaan Learjet 60

CNN Indonesia
Selasa, 03 Nov 2026 10:45 WIB
Jakarta, CNN Indonesia --

Perwakilan Lenny Kravitz membantah rumor yang menyebutkan musisi tersebut meninggal dunia dan menjadi korban kecelakaan pesawat Learjet 60 yang jatuh di Florida, Amerika Serikat.

Kabar tersebut menyeruak di media sosial tak lama setelah pesawat yang membawa sembilan penumpang dengan tujuan Bahama itu jatuh di Palm Beach County pada Minggu (1/11) dan menewaskan seluruh penumpangnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kabar itu tidak benar dan keliru," kata Carleen Donovan, perwakilan Kravitz, seperti diberitakan Variety pada Senin (2/11).

Donovan menegaskan musisi ikonis tersebut tidak termasuk di antara para penumpang, meski identitas para korban hingga saat ini belum diungkap ke publik.

Rumor Lenny Kravitz menjadi korban tewas kecelakaan pesawat tersebut muncul setelah sebuah tangkapan layar viral di X. Unggahan itu menampilkan unggahan dari seorang pilot yang mengaku sedang menerbangkan sang ikon musik melalui rute yang sama.

"Merupakan suatu kehormatan bisa menerbangkan Lenny Kravitz dari AUS [Austin] menuju ELH [Bahama] besok," tulis pilot bernama Emily Shelton dalam unggahan tersebut.

"Tidak sabar menantikan kehadirannya di pesawat! Lagu 'It Ain't Over 'Til It's Over' akan diputar di kokpit."

Namun Shelton bukanlah pilot yang menerbangkan pesawat tersebut. Diberitakan New York Post, pilot perempuan yang berada di dalam pesawat itu adalah Nathalia Gadelha Filgueiras. Sementara itu, identitas pilot laki-laki lainnya belum diungkap.

Melalui sebuah unggahan di akun yang diduga miliknya di TikTok, Shelton juga membantah bahwa ia merupakan kopilot dalam penerbangan tersebut.

"Saya baru mengetahui adanya rumor yang menyebutkan bahwa saya adalah pilot dalam kecelakaan yang terjadi di Palm Beach. Dengan hormat, saya ingin mengklarifikasi bahwa itu tidak benar," tulisnya.

"Saya memohon agar masyarakat berhenti berspekulasi dan menyebarkan informasi keliru terkait tragedi ini, serta tetap menghormati pihak-pihak yang terlibat. Hati saya tertuju kepada semua korban yang kehilangan nyawa maupun mereka yang terdampak."

Pesawat Learjet 60 itu mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan dari Austin, Texas, menuju Bahama pada Minggu (1/11).

Learjet 60 kemudian jatuh dari dari udara, menciptakan kawah besar di dekat kendaraan yang sedang melintas di Palm Beach County, Florida.

Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS (National Transportation Safety Board/NTSB) menyatakan pada Senin bahwa satu orang di darat mengalami cedera pada bagian kaki. Sebelumnya, pihak berwenang sempat menyebutkan tidak ada laporan mengenai korban cedera di darat.

NTSB menyebut bahwa pesawat tersebut kemungkinan sudah hancur berkeping-keping sebelum jatuh menimpa daratan dan meledak.

Pesawat yang dipiloti seorang wanita 20 tahun itu berada pada kecepatan 137 meter per detik ketika menukik tajam dan menghantam daratan hingga meledak, dikutip dari CNN.

Semua penumpang yang berjumlah sembilan orang termasuk pilot dan kopilot tewas dalam kecelakaan tersebut.

(end)
LIHAT SELENGKAPNYA