Diberitakan Reuters (13/10), perusahaan pemilik KFC Yum! Brands Inc bekerja sama dengan badan usaha Yoma Strategic Holdings Ltd di Singapura untuk membuka KFC di Myanmar pada tahun 2015.
KFC juga akan menjadi restoran cepat saji besar asal Barat pertama yang masuk ke Myanmar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan penduduk 50 juta orang dan kelas menengah yang tumbuh dengan penghasilan yang meningkat, Myanmar membuka kesempatan bagi Yoma Strategic mengembangkan KFC untuk jangka panjang," ujar Yoma dalam pernyataannya.
KFC pertama di Myanmar akan dibuka di Yangon, kota terbesar di negara itu, pada tahun depan, dengan pengembangan ke dua atau tiga kota lainnya dalam jangka pendek.
Perusahaan itu saat ini masih menyelesaikan kerangka bisnis dan belum mau mengungkapkan informasi lebih lanjut.
KFC adalah merek yang paling cepat berkembang di antara waralaba Yum! lainnya.
Dengan berbagai merek restorannya, Yum! mendapatkan penghasilan US$13 miliar per tahunnya.
Sebelum ini, KFC juga membuka restoran pertama mereka di Bolivia Juli lalu.
Yum! berencana menginvestasikan dana US$10 miliar dengan mitra waralaba di pasar-pasar berkembang di berbagai negara, dengan target membuka lebih dari 20 ribu restoran KFC pada tahun 2020.
Saat ini ada sekitar 14 ribu restoran KFC di negara-negara berkembang, seperti Tiongkok dan India.