"Ancaman yang kami hadapi termasuk serangan yang dimulai dari individu dan terkadang serangan sedikit acak dapat terjadi kapanpun di Inggris," ujar Cameron kepada anggota parlemen ketika ditanya seberapa dekat Inggris dengan serangan di Sydney.
Inggris meningkatkan peringatan terorisme ke tingkat paling tinggi pada Agustus dan bulan lalu, menyusul ancaman teroris terbesar dalam sejarah akibat warga Inggris radikal yang dicurigai baru kembali berperang dari Suriah dan Irak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang pria yang merupakan pengungsi Iran menyandera sebuah kafe di pusat bisnis kota Sydney pada Senin (15/12) selama lebih dari 16 jam.
Drama penyanderaan ini berakhir setelah petugas keamanan Australia menyerang kafe pada pukul 2 dini hari waktu setempat dengan tembakan dan ledakan ke arah gedung.
Akibat penyanderaan ini tiga orang tewas, termasuk si penyandera yang diketahui bernama Man Haron Monis dan memiliki sejumlah catatan kriminal di Australia.