Namun tidak semua menyambut baik rencana itu. Setidaknya, tidak bagi warga Kanada.
Warga Kanada yang ingin menikmati pantai Kuba yang sepi dan pesona Kuba saat musim dingin harus segera berkunjung ke negara itu, sebelum kebijakan AS-Kuba yang baru berlaku.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama ini, sangat sulit bagi warga Amerika untuk bisa mengunjungi negara komunis sejak hubungan kedua negara memburuk lima dekade silam. Hal itu berbeda dengan Kanada yang telah lama mencairkan hubungan dengan Kuba.
Namun dalam beberapa waktu ke depan, warga AS akan bisa melakukan perjalanan ke Kuba meskipun ada beberapa pembatasan.
Perusahaan Kanada Cuba Cruise mengatakan dalam sebuah pernyataan, mereka berharap akan terjadi peningkatan wisatawan yang ingin ke Kuba, mumpung negara itu “masih bebas dari komersialisasi Amerika”.
"Saat ini, jika kita datang ke Kuba maka semuanya sedikit banyak masih asli," Dugald Wells, CEO Kuba Cruise mengatakan dari Toronto.
Meningkatnya pariwisata "akan menghasilkan bangunan dan investasi dan modernisasi. Sungguh, justru kurangnya hal-hal (modern) itu yang membuat Kuba sangat istimewa hari ini,” kata Wells.
Kanada, yang telah memiliki hubungan diplomatik dengan Kuba sejak 1945, menjadi tuan rumah pembicaraan rahasia antara AS dan Kuba yang menyebabkan pengumuman bersejarah hari Rabu lalu.
Kanada adalah sumber terbesar pariwisata di Kuba, mewakili sekitar 40 persen dari semua pengunjung Kuba. Puluhan penerbangan langsung berangkat dari kota-kota di Kanada setiap minggu ke Kuba.
Agen perjalanan Maria Anderson mengatakan salah satu manfaat dari pemulihan hubungan bisa menjadikan kualitas makanan di Kuba lebih baik, satu hal yang telah lama dikeluhkan oleh warga Kanada jika berlibur ke Kuba.
Tetapi beberapa yang lain, katanya, tidak akan senang berbagi pasir dengan negara tetangga mereka.
"Ketika Anda pergi ke sana, yang anda temui adalah budaya Kuba. Ketika Anda pergi ke Meksiko, Anda menemukan hal yang Anda temukan di Amerika Serikat," kata Anderson.