Diberitakan ABC News, pesawat maskapai AirAsia Zest yang membawa 159 penumpang itu melaju melampaui landasan pacu di bandara internasional kota Kalibo, provinsi Aklan dalam pendaratan setelah penerbangan dari Manila.
Tiga roda pendaratan pesawat bernomor penerbangan Z2272 ini terjebak di tanah berlumpur, seperti disampaikan juru bicara Badan Penerbangan Filipina, Eric Apolonio.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Giovanni Hontomin juru bicara operasional AirAsia Zest, insiden ini terjadi akibat adanya angin kencang. Filipina memang tengah diterpa badai tropis yang menyebabkan longsor dan banjir bandang.
Kota Kalibo yang terletak sekitar 350 kilometer sebelah selatan Manila adalah pintu gerbang menuju resor pantai Boracay, tujuan wisata populer di Filipina.
Dua hari sebelumnya, insiden juga menimpa AirAsia di Filipina saat Airbus A320 gagal terbang di bandara Tagbilaran karena ban pendaratan yang kempis. Akibat peristiwa ini, beberapa penerbangan tertunda.