Meskipun begitu, serangan penembakan di kantor majalah Charlie Hebdo pada Rabu (7/1) lalu yang menewaskan 12 orang, termasuk di antaranya empat kartunis Perancis ternama, dianggap sebagai aksi teror terhadap kebebasan media.
Aksi demonstrasi dan solidaritas terjadi di Paris dan sejumlah kota besar lainnya di dunia, menyerukan kebebasan berbicara dan kebebasan media. Banyak warga memakai lencana bertuliskan "Je Suis Charlie", yang berarti "Saya Charlie".
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut sejumlah kartun-kartun satire dari kartunis dunia yang ditemukan di media sosial Twitter, dengan tagar #JeSuisCharlie.
[Gambas:Twitter]
David Pope merupakan kartunis politik untuk The Canberra Times.
[Gambas:Twitter]
Signe Wilkinson adalah kartunis editor untuk Philadelphia Daily News.
[Gambas:Twitter]
Satish Acharya adalah kartunis editor yang berbasis di India.
[Gambas:Twitter]
MacLeod merupakan kartunis untuk Evansville Courier & Press.
[Gambas:Twitter]
Lucille Clerc adalah desainer grafis dan ilustrator berbasis di Inggris.
[Gambas:Twitter]
Tom Toles merupakan kartunis untuk The Washington Post.
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
(stu)