“Kekerasan selalu hasil dari pemalsuan agama, penggunaan dalih agama untuk skema ideologi hanya memiliki satu tujuan yaitu kekuasaan atas pihak lain,” ujar Paus dalam pertemuan tahunan dengan para diplomat asing yang ditempatkan di Vatikan pada Senin (12/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Paus Fransiskus mengatakan pembunuhan di Paris memperlihatkan bagaimana penolakan atas kepercayaan orang lain bisa menyebabkan kekacauan dalam masyarakat dan menyebabkan kekerasan dan kematian.
Paus asal Argentina ini beberapa kali mengecam para pejuang ISIS yang telah membunuh atau menyebabkan umat Muslim Syiah, Kristen dan agama lain di Suriah dan Irak kehilangan tempat tinggal.
Dalam pidatonya Paus juga mengecam perilaku penjualan manusia dan menyebutnya sebagai “satu praktek perdagangan yang keji” dan mengecam “kebrutalan yang luar biasa” dalam aksi serangan militan Taliban yang menewaskan lebih dari 130 anak sekolah Pakistan.
(yns)