Dalam video yang menjadi viral di internet, Hamdi terlihat mengendarai kereta bawah tanah, berjalan di gang-gang sempit yang dipenuhi pedagang kaki lima, hingga makan di sebuah restoran, sendirian, dan mengenakan gaun pengantin, lengkap dengan hiasan kepala.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak peduli sebaik apa prestasi Anda, wanita di Mesir hanya dinilai dari sudah menikah atau belum, karena tujuan wanita hanya untuk menikah dan membangun anak," kata Hamdi.
Video berdurasi lima menit tersebut menampilkan sekitar 56 foto Hamdi yang melakukan rutinitasnya sehari-hari, sembari mengenakan gaun pengantin. Pembuatan video ini memakan waktu hampir satu tahun.
Seperti dilaporkan Ahram, proyek video ini ditampilkan pertama kali di Opera House di Kairo pada November 2014. Video ini terpilih sebagai salah satu karya dari 25 seniman muda Mesir berbakat. Adegan yang terdapat dalam video ini ditampilkan bersama dengan esai Hamdi tentang pemikiran konvensional masyarakat Mesir terkait wanita yang belum menikah.
Dalam kesempatan tersebut, video ini memenangkan hadiah Ahmed Basiouny sebagai instalasi video terbaik.
"Masyarakat percaya bahwa tujuan hidup wanita adalah untuk mendapatkan pria yang setara. Wanita menjadi dokter untuk mendapatkan suami dokter, atau wanita mengejar gelar master untuk mendapatkan pasangan dengan kelas sosial yang lebih baik," kata Hamdi.
"Dan setiap kali wanita berpakaian hanyalah untuk menarik perhatian pria," kata Hamdi melanjutkan.
Menurut data pemerintah Mesir pada tahun 2011, hampir sembilan juta warga Mesir mencapai usia 33 tahun dan belum menikah. Setengah dari jumlah tersebut adalah wanita. (ama)