Kasus ini pertama kali terungkap setelah ibu korban menelepon 911 melaporkan anaknya yang tertembak oleh kakaknya dengan pistol mainan berpeluru cat atau paintball gun.
Namun ternyata itu bukan pistol mainan, melainkan Magnum revolver kalibar-.22. Bayi itu tidak berhasil diselamatkan saat dilarikan ke rumah sakit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sherrif Darren White, korban tengah bermain di dalam kotak bayi saat kakaknya menemukan pistol di atas kasus. Menurut polisi, pistol itu milik kerabat korban, bukan milik ibunya.
Peristiwa ini terjadi di komunitas pendukung kebebasan membeli senjata di Amerika Serikat. Isu ini telah menjadi perdebatan menyusul banyaknya kasus penembakan di negara tersebut.
Ini bukan kali pertama kasus serupa terjadi di Amerika Serikat. Bulan lalu, seorang bocah dua tahun menembak mati ibunya sendiri saat bermain dengan senjata api di sebuah pusat perbelanjaan.
Sumber: CNN