Raja Saudi Abdullah yang meninggal dunia pada Jumat pagi (23/1) segera dimakamkan pada sore hari usai shalat Jumat di Riyadh, setelah semua ritual pemakaman sesuai hukum Islam dirampungkan.
Tubuh penjaga dua masjid suci -Masjidil Haram dan Masjid Nabawi- itu dimandikan. Raja 91 tahun yang diperkirakan memiliki kekayaan hingga US$20 miliar itu kemudian dikafani dengan dua lembar kain, sebelum dinaikkan ke atas keranda terbuat dari selembar papan beralaskan karpet yang diusung oleh beberapa orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jenazah Raja Abdullah yang telah dimandikan dan dikafani dibawa ke Masjid Imam Turki Bin Abdullah untuk dishalatkan. (Reuters/Stringer) |
Menjadi imam dalam shalat jenazah tersebut adalah Mufti Saudi Sheikh Abdul Aziz Alu Sheikh. Shalat gaib untuk Raja Abdullah juga dilakukan di Masjidil Haram, Mekkah, diikuti oleh ribuan jemaah.
Raja Salman juga memerintahkan shalat gaib dilakukan di seluruh masjid di Kerajaan Arab Saudi usai shalat magrib.
Jenazah Raja Abdullah dishalatkan dengan imam Mufti Saudi Sheikh Abdul Aziz Alu Sheikh. |
Kuburan itu pun jauh dari kata mewah. Tidak ada nisan bertuliskan namanya, hanya dua batu yang menandai bahwa seseorang dikuburkan di situ.
Tidak ada bangunan megah di atas makamnya, hanya timbunan tanah bercampur pasir dan kerikil, tanpa bebungaan berwarna-warni. Tidak lama usai dikubur, pelayat pulang ke rumah, dipimpin Raja Salman.
Tidak ada batu nisan bernamakan dirinya di makam Raja Arab Saudi Abdullah. (Reuters/Faisal Al Nasser) |
Puluhan ribu orang diperkirakan akan menghaturkan belasungkawa pada keluarga kerajaan Saudi, berdatangan dari seluruh dunia. Bagi tamu wanita akan disambut istri-istri dan putri-putri raja.
Ucapan belasungkawa akan diterima di Istana Yamamah, Riyadh, pada Sabtu dan Minggu usai shalat isya.
Negara tetangga seperti Yordania dan Bahrain telah mengumumkan hari berduka selama 40 hari untuk kematian Raja Abdullah.
Di antara yang hadir dalam pemakaman Abdullah adalah Raja Hamad bin Isa al-Khalifa dari Bahrain, Emir Kuwait Sheikh Sabah al-Ahmad al-Sabah, Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Presiden Sudan Omar Bashir and Perdana Menteri Bahrain Pangeran Khalifa bin Salman Al-Khalifa, dan para petinggi serta diplomat dari negara sahabat lainnya.
Sumber: Saudi Gazette, Arab News, NBC News
Jenazah Raja Abdullah yang telah dimandikan dan dikafani dibawa ke Masjid Imam Turki Bin Abdullah untuk dishalatkan. (Reuters/Stringer)
Jenazah Raja Abdullah dishalatkan dengan imam Mufti Saudi Sheikh Abdul Aziz Alu Sheikh.
Tidak ada batu nisan bernamakan dirinya di makam Raja Arab Saudi Abdullah. (Reuters/Faisal Al Nasser)