Earnest menyatakan bahwa setelah diperiksa, drone tersebut dinyatakan tidak berbahaya, meskipun belum diketahui dari mana asal drone tersebut, dan untuk tujuan apa drone tersebut diterbangkan ke kompleks Gedung Putih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satuan Pengawal Kepresidenan, atau Secret Service langsung melakukan penyisiran di seputar kompleks Gedung Putih ketika drone tersebut ditemukan. Penemuan drone ini dapat menjadi pertanyaan soal keamanan Gedung Putih.
Keamanan Gedung Putih tengah menjadi sorotan selama satu tahun terakhir sejak beberapa kali pagar Gedung Putih berhasil dilompati oleh penyusup. Insiden lompat pagar yang terbaru terjadi pada Oktober 2014 lalu, bertepatan dengan serangan ke Gedung Parleman Kanada, di Ottawa.
Insiden lompat pagar Gedung Putih ini juga menyebabkan pengunduran diri direktur Secret Service, Julie Pierson, dan penugasan pejabat tingkat atas lainnya.
Laporan independen dari Departemen Keamanan Dalam Negeri menyatakan akan memperketat keamanan, melebihi standar yang selama ini diterapkan. (ama)