“Tiongkok menentang setiap negara atau pemerintah yang mempergunakan masalah Tibet untuk mencampuri urusan dalam negeri Tiongkok, dan menentang setiap pemimpin negara yang bertemu dengan Dalai Lama dalam berbagai bentuk,” ujar Hong Lei, juru bicara kementerian luar negeri Tiongkok, dalam jumpa pers harian di Beijing.
“Tiongkok berharap AS memenuhi janji terkait masalah Tibet dan bertindak sejalan dengan kondisi hubungan bilateral secara keseluruhan.” Tiongkok menganggap Dalai Lama seorang separatis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gedung putih, yang menyatakan Obama memiliki “hubungan baik” dengan Dalai Lama, tidak menyebut pertemuan khusus antara kedua tokoh ini.
Pada Februari Obama melakukan pertemuan ketiga dengan Dalai Lama di Washington, yang membuat Bejing marah dan menyebut biksu ini sebagai “pendukung pemisahan” yang berniat mendirikan Tibet merdeka.
Tiongkok seringkali marah dengan pertemuan antara politisi dunia dan Dalai Lama.
Pada 2012, Perdana Menteri Inggris David Cameron menunda kunjungan ke Tiongkok setelah Beijing merasa tersinggung dengan pertemuannya dengan Dalai Lama di London.
Dalai Lama menegaskan dia hanya menginginkan otonomi bagi Tibet dan menyangkal mendorong aksi kekerasan.
Pemenang hadiah Nobel Perdamaian ini melarikan diri ke India setelah gagal memimpin aksi pemberontakan terhadap pemerintah Tiongkok pada 1959. (yns)