Sipir Tergoda Wanita Seksi, 26 Napi Kabur dari Penjara

Denny Armandhanu, CNN Indonesia | Senin, 09/02/2015 14:11 WIB
Sipir Tergoda Wanita Seksi, 26 Napi Kabur dari Penjara Dua wanita berkostum polisi seksi masuk ke penjara dan menggoda para sipir. Esoknya, dua sipir ditemukan terborgol dan puluhan tahanan melarikan diri. (Ilustrasi/Thinkstock)
Nova Mutum, CNN Indonesia -- Kamis pekan lalu seperti hari-hari biasa di sebuah penjara kota Nova Mutum, Brasil, sebelum dua wanita berpakaian polisi seksi merangsek masuk dan menggoda para sipir. Akhir dari kisah ini naas, puluhan narapidana kabur dan sipir ditemukan tidak sadarkan diri.

Menteri Dalam Negeri Brasil Mato Grosso diberitakan CNN, Minggu (8/2), membenarkan pembobolan penjara oleh dua orang wanita bertubuh molek pekan lalu. Grosso mengatakan, kedua wanita berpakaian "seadanya" itu menggoda kedua sipir yang bertugas dan mengajak mereka masuk.

Para sipir tidak sadarkan diri setelah menenggak minuman keras yang dicampur obat bius. Keesokan harinya, keduanya ditemukan dalam keadaan bugil, dan terborgol, tidak ingat apa yang terjadi semalam.


Grosso mengatakan, 26 napi kabur dari penjara tersebut. Penyidik menemukan botol whiskey dan kostum polisi seksi di samping para sipir yang pingsan.

"Kami berasumsi, wanita yang mengenakan pakaian itu merayu para sipir," ujar juru bicara Kementerian Dalam Negeri Willian Fidelis.

Sebelas dari napi yang kabur dari penjara kecil itu berhasil ditangkap pada Minggu.

Fidelis mengatakan bahwa polisi belum mengetahui siapa otak dari kaburnya puluhan napi itu, penyelidikan masih terus dilakukan.

Selain kedua sipir yang dibius, polisi juga menahan direktur penjara tersebut karena kelalaian.

Walau direktur itu tidak terlibat dalam kasus kali ini, namun dia tengah tertidur di kantor penjara saat peristiwa itu berlangsung, kata Fidelis.

"Hal seperti ini tidak pernah terjadi sebelumnya. Nova Mutum adalah kota kecil. Tidak ada yang pernah membicarakan kota ini sebelum peristiwa ini terjadi. Terutama karena masih ada 15 tahanan yang masih ada di penjara itu," kata Fidelis. (den)


ARTIKEL TERKAIT