Dalam dua lembar surat tersebut, Lassy meminta bantuan Paus untuk menghentikan bunyi lonceng Katedral Konsepsi Suci di Linz, Austria.
Lassy mengaku tidak dapat tidur lantaran lonceng gereja tersebut berdentang 222 kali dalam semalam. Lonceng biasanya berdentang empat kali dalam satu jam, ditambah 28 kali pada tengah malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut perhitungan Lassy, lonceng tersebut ilegal karena bunyinya mencapai 77 desibel. Menurut hukum, bebunyian di area pemukiman tidak boleh melebihi 50 desibel.
Dalam tuntutannya, Lassy meminta gereja untuk tidak membunyikan lonceng pada malam hari. Sidang dengar pendapat akan digelar pada Jumat (13/2). Hingga kini, belum ada konfirmasi kehadiran Paus dalam proses sidang.
Sebelumnya, seorang pastor di dekat Kota Muhlkreis menghentikan bunyi lonceng gerejanya. Hal ini dilakukan dalam upaya percobaan untuk melihat efek dimatikannya lonceng terhadap kualitas tidur penduduk setempat. (stu)