Diberitakan Reuters, Senin (16/2), Angela Kelly, Asisten juru tulis di Pengadilan Tinggi Durham County mengatakan bahwa pria 46 tahun itu didakwa atas tiga tuduhan pembunuhan tingkat satu dan penggunaan senjata api di daerah permukiman penduduk.
Berdasarkan undang-undang di North Carolina, pelaku pembunuhan tingkat satu terancam hukuman seumur hidup atau hukuman mati dengan suntikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasus ini memantik perhatian internasional dan memicu keprihatinan di kalangan pengacara Muslim Amerika Serikat yang mengatakan ancaman terhadap umat Islam meningkat dalam beberapa pekan terakhir.
Hicks dalam akun Facebooknya telah mengklaim dirinya sebagai seorang ateis. Akun miliknya itu dipenuhi gambar-gambar dan pernyataan anti-agama.
FBI mengatakan mereka tengah melakukan penyidikan awal. Namun tidak disebutkan secara spesifik apakah penyidikan itu soal penembakan atau kejahatan berlandaskan kebencian. (den)