Diberitakan China Daily awal tahun ini, Imlek yang akan jatuh pada 19 Februari mendatang kembali akan diwarnai oleh mudik massal, atau di Tiongkok dikenal dengan nama Chunyun. Kementerian Transportasi Tiongkok memprediksi, tahun ini akan ada 2,8 miliar perjalanan warga pulang kampung, baik dari udara, darat dan laut.
Jumlah ini belum termasuk penggunaan bus dan taksi, dan 3,4 persen lebih besar ketimbang tahun lalu, seperti disampaikan juru bicara Kementerian Transportasi Xu Chengguang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi mengawal perjalanan pemudik dengan sepeda motor di Provinsi Guangdong, Tiongkok, (Reuters/China Daily) |
Kepadatan terlihat di stasiun kereta dan bandara. Di jalan-jalan, warga yang memutuskan menggunakan sepeda motor juga menyemut.
Karena pelaku tradisi yang jumlahnya terus naik, Tiongkok harus meningkatkan kapasitas transportasi mereka tiap tahunnya. Tahun ini, beberapa rel kereta yang pembangunannya telah dikerjakan sejak 2014 akan dioperasikan.
Perusahaan Perkeretaapian Tiongkok bulan lalu juga juga mengumumkan akan menambah 86 gerbong kereta untuk tujuan Sichuan, Heilongjiang, Zhejiang dan provinsi lainnya pada puncak kepadatan penumpang.
Lebih dari 45 juta perjalanan melalui udara diprediksi terjadi tahun ini jelang Imlek, meningkat 8 persen dibanding tahun sebelumnya.
Pemerintah Tiongkok juga meningkatkan pengamanan di stasiun kereta, menyusul penyerangan dengan senjata tajam yang dilakukan oleh kelompok separatis tahun lalu.
Ribuan calon penumpang di stasiun kereta Hongqiao, Shanghai, Tiongkok, jelang perayaan Imlek, (Reuters/Aly Song) |
Warga Tiongkok sendiri tidak kapok pulang kampung walau harus berdesakan dan menempuh perjalanan panjang dan melelahkan. Bayangan bertemu keluarga sedikitnya menjadi penawar letih di perjalanan.
"Saya akan menangis jika harus meninggalkan keluarga saya lagi, karena saya telah bekerja di tempat jauh selama setahun," kata seorang pekerja, dikutip dari Channel NewsAsia akhir pekan lalu. (den)
Polisi mengawal perjalanan pemudik dengan sepeda motor di Provinsi Guangdong, Tiongkok, (Reuters/China Daily)
Ribuan calon penumpang di stasiun kereta Hongqiao, Shanghai, Tiongkok, jelang perayaan Imlek, (Reuters/Aly Song)