Diberitakan Reuters, Kementerian Pertahanan Italia menyetujui penurunan 4.800 tentara di jalan-jalan kota usai pertemuan yang membahas keamanan dan militer pada Selasa (17/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tentara diperkirakan akan diturunkan di tempat-tempat yang sering dikunjungi wisatawan, termasuk situs arkeologi dan monumen.
Langkah ini diambil setelah serangan yang menewaskan dua orang di Kopenhagen, Denmark, Sabtu lalu dan penembakan yang memakan korban 17 orang di Paris pekan lalu.
Pemerintah Italia menganggap Roma adalah kota paling sensitif karena juga terdapat Vatikan di dalamnya.
Di masa lalu, kelompok radikal melancarkan ancaman terhadap Paus Fransiskus dan Gereja Katolik Roma, namun Menteri Dalam Negeri Roma Angelino Alfano mengatakan hingga saat ini belum ada ancaman yang spesifik terhadap Italia maupun Vatikan. (den/stu)