Dubes Mohamed Alhakim mengatakan pada reporter di New York pada Selasa (17/2) telah ditemukan mayat-mayat di sebuah kuburan massal dangkal dengan bekas sayatan bedah di tubuh mereka. Ginjal dan beberapa organ tubuh dalam mayat-mayat itu hilang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Alhakim pada Dewan Keamanan juga mengatakan bahwa ISIS melakukan genosida terhadap kelompok etnis tertentu.
Utusan PBB untuk Irak Nikolay Mladenov mengatakan bahwa 790 orang terbunuh hanya di bulan Januari saja akibat terorisme dan konflik bersenjata.
Mladenov membenarkan munculnya laporan dan tuduhan soal penjualan organ tubuh oleh ISIS untuk mengumpulkan dana. Menurut dia, ini adalah bukti bahwa taktik ISIS terus berkembang setiap hari.
Dia mengatakan bahwa target yang sangat mendesak bagi Irak saat ini adalah menguasai kembali wilayahnya yang dikuasai ISIS dalam setahun terakhir. Sepertiga wilayah di Irak dan Suriah kini telah berada di tangan kelompok pimpinan Abu Bakar al-Baghdadi itu. (stu)