Dengan berteriak “Tidak pada anti-Semitisme, tidak pada Islamafobia,” Muslim Norwegia membentuk lingkaran yang disebut sebagai lingkaran perdamaian pada hari Sabtu (21/2), satu minggu setelah Omar Abdel Hamid El-Hussein, warga keturunan Pakistan yang lahir di Denmark, menembak dua orang di satu sinagoga dan acara kebebasan berbicara di Kopenhagen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Masih ada harapan bagi kemanusiaan, bagi perdamaian dan cinta, di balik perbedaan agama dan latar belakang.”
Komunitas Yahudi Norwegia adalah salah satu komunitas paling kecil di Eropa dengan jumlah sekitar 1.000, sementara jumlah warga Muslim terus bertambah karena imigrasi dan kini mencapai 150 ribu hingga 200 ribu.
Jumlah penduduk Norwegia mencapai 5,2 juta orang.
Perdebatan mengenai imigrasi di negara ini mengemuka pada 2011 setelah Anders Behring Breivik membunuh 77 orang dan menuduh pemerintah dan partai Buruh yang berkuasa memfasilitasi imigrasi Muslim dan menodai darah Norwegia.
Akan tetapi dukungan terhadap imigrasi terus bertambah sejak serangan itu dan jajak pendapat tahun lalu menyimpulkan baha 77 persen warga yang datang sebagai imigran memberi sumbangan penting bagi masyarakat Norwegia. (yns)