Menurut pejabat Turki kepada Reuters pada Minggu (22/2), misi tersebut berhasil diselesaikan, pasukan dibawa kembali ke Turki, namun satu tentara tewas dalam kecelakaan selama operasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Turki seprtinya menunjukkan keengganan untuk berperan aktif dalam serangan udara pasukan koalisi pimpinan AS terhadap ISIS, terutama karena tak mau penggempuran terhadap ISIS nanti akan menguntungkan rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad.
ISIS dan kelompok-kelompok Islam lainnya banyak yang melawan penafsiran yang menganggap penghormatan makam adalah sama dengan menyembah berhala, dan karena itu menghancurkan beberapa makam dan masjid di Suriah. (stu)