Diberitakan Al-Arabiya, wilayah Tabouk diselimuti salju setelah badai Jenna menghantam Timur Tengah awal pekan ini. Sebelumnya, awal tahun ini badai salju Huda juga membuat wilayah itu membeku.
Tabouk kini ramai didatangi warga Saudi. Mereka bermain, membuat boneka salju atau sekadar merasakan dinginnya salju.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat bersalju, semua orang keluar, pemuda dan keluarga," kata Omrani.
Biasanya, warga Saudi harus berwisata ke luar negeri untuk melihat salju. Kini, mereka tinggal berkendara ke Tabouk dan menikmati dinginnya salju.
Kendati atmosfer kegembiraan menyelimuti para wisatawan, namun tim penyelamat tetap waspada. Bulan Sabit Merah di Tabouk sejak beberapa hari sebelumnya telah mempersiapkan skenario penyelamatan dan mengeluarkan peringatan terhadap pengunjung.
Tahun ini sudah dua kali salju menyelimuti Arab Saudi. (Reuters/Mohamed Alhwaity) |
"Kita menyiagakan enam ambulans dan lima pusat penanganan yang dilengkapi perangkat medis darurat," kata Khaled Murthi al-Anzi, juru bicara Bulan Sabit Merah Tabouk.
Suhu di wilayah itu saat musim panas berkisar antara 26-46 derajat celcius, sementara saat musim dingin bisa mencapai -4 derajat celcius.
Sejak Jumat pekan lalu badai salju menhantam Timur Tengah. Badai Jenna membuat rekor baru suhu dingin di Turki dengan salju setebal 75 cm. Sementara itu,
kementerian pendidikan Lebanon meliburkan sekolah di daerah pegunungan karena cuaca ekstrem. (den)
Tahun ini sudah dua kali salju menyelimuti Arab Saudi. (Reuters/Mohamed Alhwaity)