Polisi tidak memberikan rincian lebih lanjut, namun hanya mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka “sekarang memiliki alasan untuk mempercayai bahwa para gadis itu tidak lagi berada di Turki.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiga gadis yang disebut sebagai pelajar “kelas A” di Bethnal Green Academy di timur London itu meninggalkan rumah mereka pada Selasa (17/2) sekitar pukul 08.00 pagi, pergi ke Bandara Gatwick bersama, naik penerbangan Turkish Airlines dan tiba di Istanbul pada pukul 18.40 waktu Turki.
Orang tua mereka tak mengetahui bagaimana mereka teradikalisasi, namun diketahui salah satu remaja itu pernah menghubungi Aqsa Mahmood, seorang wanita asal Skotlandia yang menikah dengan anggota ISIS dan kini menjadi perekrut wanita ISIS.
Sebelumnya, pemerintah Turki juga telah menyalahkan Inggris karena terlambat menginformasikan sola hilangnya tiga gadis remaja itu. (stu)