Seperti dilansir CNN, Selasa (24/2), Dias mengatakan bahwa itulah besaran uang yang ia butuhkan untuk membesarkan ketiga anak mereka yang berusia di bawah 10 tahun dengan empat pengasuh.
Kenneth menampik hal tersebut. Menurutnya, biaya tersebut juga termasuk untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup glamor Dias. Daftar pembiayan itu akhirnya dipaparkan dalam persidangan perceraian pasangan yang sudah membangun rumah tangga sejak 2003 ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anne gagal dalam upaya awalnya untuk mendapatkan hal-hal ini dari Ken untuk mempertahankan status quo. Kini, ia mengklaim jumlah biaya yang sama sebenarnya ditujukan untuk perawatan anak," demikian kutipan surat tuntutan Kenneth.
Dalam keterangan tersebut dipaparkan bahwa Kenneth telah membayar 100 persen kebutuhan anak mereka, kecuali permintaan uang sejumlah US$450 ribuu untuk berlibur 10 hari ke St.Barth saat libur musim dingin. Kenneth akhirnya memangkas uang vakansi tersebut hingga US$45 ribu.
Namun, juru bicara Dias memberikan sanggahan dengan berkata, "Anne melakukan hal itu untuk menunjukkan pengeluaran Ken selama ini untuk anaknya selama pernikahan mereka dan berapa besaran yang pantas untuk mengulangi hal tersebut, seperti yang diwajibkan dalam hukum Illinois."
Dalam tuntutannya, Dias menuduh Kenneth menolak membayar biaya perawatan anak dan menuding suaminya, "menempatkan diri di atas hukum."
Dalam hukum Illionis, Amerika Serikat, tempat pasangan ini berdomisili, tunjangan anak memang dikalkulasikan berdasarkan standar hidup anak yang biasanya dinikmati selama pernikahan.
"Ken Griffin, salah satu orang terkaya di dunia, terus berbohong dengan impunitas dan secara brutal dan memalukan menyerang ibu dari anaknya dalam upaya untuk menghindari tanggung jawab finansialnya terhadap keluarganya," papar juru bicara Dias.
Tuntutan Dias juga melansir bahwa ia memiliki uang US$50 juta dan dapat dengan mudah memenuhi kebutuhan bulanannya sendiri. (stu/stu)