Dalam surat itu, Paus mengatakan Argentina terancam mengalami "Meksikonisasi", kata yang merujuk pada kekerasan kartel narkotika di Meksiko.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami telah bertemu dengan nuncio (perwakilan Vatikan) dan kami akan mengirimkan nota protes, dan yang paling membuat kami khawatir adalah tantangan pemberantasan narkotika adalah tantangan bersama. Meksiko melakukan upaya keras dalam menjawab tantangan ini," kata Maede.
Dan pada Rabu (25/2), perwakilan Vatikan mengatakan kepada pemerintah Meksiko kalau Paus Fransiskus tidak bermaksud menghina.
"Paus tidak bermaksud menyinggung siapa pun bahkan ia tidak meremehkan komitmen pemerintah Meksiko yang sedang memerangi perdagangan narkotika," kata perwakilan Vatikan seperti yang dikutip dari CNN.
Pemerintah Meksiko memang sedang berjuang menghadapi kartel narkoba selama 10 tahun terakhir. Akibat tingginya tingkat konsumsi narkotika di sana, kurang lebih sebanyak 60.000 penduduknya telas tewas, menurut laporan dari Human Rights Watch.
Meksiko adalah produsen utama mariyuana dan methamphetamine di Amerika Serikat. Tidak hanya itu, Meksiko juga dilintasi oleh 90 persen perdagangan kokain.
Diberitakan oleh majalah Foreign Policy, kartel narkoba Meksiko bahkan telah melakukan ekspansi ke Argentina.
(ard/ard)