Diberitakan CNN, Selasa (3/3), Kantor Kepolisian Daerah Wilson langsung mengutus personelnya menuju lokasi setelah masuknya laporan perampokan sebelum pukul 19.00 waktu setempat. Truk bersenjata tersebut sedang berjalan dari Miami ke Massachusetts ketika tiba-tiba terjadi masalah mesin dan perjalanan terpaksa ditunda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Transvalue Inc. sangat menyesalkan insiden yang terjadi kemarin sore. Kami senang karyawan kami tidak terluka. Saat ini, kami bekerja sama dengan pihak berwenang untuk mencoba menyelesaikan masalah ini," ucap Kepala Eksektuif Transvalue Inc., Jay Rodriguez, dalam sebuah pernyataan kepada CNN.
Badan Investigas Federal AS, FBI, juga telah menerima laporan mengenai perampokan ini.
"(FBI) sedang berkoordinasi dengan rekan aparat hukum kami untuk menyelidiki apakah ini merupakan kejahatan federal," kata Agen Khusus Hubungan Masyarakat FBI, Shelley Lynch.
Sementara itum Transvalue menjanjikan imbalan sebesar US$50 ribu atau setara Rp643 juta bagi siapapun yang dapat memberikan informasi mengenai pelaku perampokan. (stu/stu)