Serangan yang diluncurkan ketika jam sibuk, yaitu pukul 08:18 waktu Guangzhou ini merupakan serangan terbaru dari serangkaian serangan penikaman dengan pisau yang kerap terjadi di Tiongkok beberapa hari belakangan.
Dikutip dari Reuters, akun mikroblog resmi milik pemerintah setempat menyatakan bahwa polisi saat ini masih menyilidiki serangan tersebut dan menyatakan sang penyerang akan dihukum dengan berat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengadilan Tiongkok pada Jumat (12/9) memvonis mati tiga tersangka teroris dan menghukum seumur hidup seorang tersangka lainnya.
Salah satu dari tersangka menyerang ke dalam stasiun bersama setidaknya empat orang lain yang ditembak mati oleh polisi di tempat kejadian. Para penyerang mengenakan pisau panjang dan parang berwarna hitam.
Televisi pemerintah menyiarkan wawancara dengan seorang petugas polisi yang berperan dalam operasi anti-teroris di stasiun itu.
Aksi kekerasan seperti penikaman terjadi di Tiongkok dibandingkan dengan banyak negara lain. Sehingga, serangan penusukan massal ini mengejutkan publik Tiongkok. Banyak anak-anak sekolah menjadi korban. (stu/ama)