Diberitakan The Straits Times, Rabu (11/3), hal ini disampaikan oleh Menteri Transportasi Malaysia Liow Tiong Lai, saat menjawab pertanyaan anggota dewan Selasa kemarin.
"Per Desember 2014, pemerintah telah menghabiskan RM79,031,905.76 untuk operasi pencarian MH370. Namun total biaya keseluruhan masih belum bisa dipastikan karena operasi pencarian masih berlangsung," kata Liow.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiong Lai mengatakan 44 persen dari 23.000 mil persegi daerah pencarian itu sudah dipindai. Dia bilang, sejauh ini sudah ada 10 objek keras yang teridentifikasi di dasar samudera. Tetapi temuan itu masih harus dianalisis.
Dalam hal pencarian, Malaysia hanya mengambil porsi sebagian dalam pembiayaan ketimbang Australia. Juni tahun lalu, dikutip dari The Guardian, Australia telah mengalokasikan dana hampir US$90 juta, setara Rp1,1 triliun, untuk mencari MH370.
Kym Bergmann, mantan penasihat pertahanan pemerintah mengatakan pada News.com.au Mei lalu, diperkirakan ongkos harian pencarian MH370 yang ditanggung Australia sekitar Rp10 miliar, untuk operasional beberapa kapal perang yang diturunkan untuk menyisir Samudera Hindia.
Menteri Keuangan Australia Joe Hockey mengatakan Australia merasa harus turut menanggung beban karena pesawat itu diduga berada di perairan mereka. (den)