Dalam surat edaran dari KBRI Tripoli pada Minggu (15/3), KBRI juga memperingatkan agar WNI yang sudah terlanjur berada di Libya untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan memantau semua perkembangan yang terjadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kehadiran ISIS di tengah kecamuk Libya membuat makin banyak kelompok yang bertarung di negara itu sejak Muammar Gaddafi tewas, menambah parah perpecahan, dimana dua kelompok besar juga telah mengklaim diri mereka menjadi pemerintah yang sah.
Pemerintah yang diakui oleh dunia internasional kini memerintah dari wilayah timur Libya setelah mereka diusir oleh pemerintah “Libya Dawn” yang merebut ibu kota Tripoli pada Agustus tahun lalu
WNI yang berada di Libya, diharapkan untuk segera menghubungi KBRI Tripoli jika menemui masalah ke nomor-nomor berikut ini:
- Hotline KBRI Tripoli (+216 25 596 366)
- Sdr. Bambang Priya Hutama (+216 28 504 750) - Koordinator Fungsi Pensosbud/Protkons
- Sdr. Untung Istiawan (+216 21 683 669)
- Sdr. Haris Agung (+216 28 674 946)
- Sdr. Zakaria El Barouni (+218 91 931 6294)
- Email KBRI Tripoli: tripoli.kbrikemlu.co.id (stu)