Diberitakan Telegraph, insiden itu terjadi pada akhir pekan lalu dalam penerbangan dari Bandara Heathtrow di London menuju Dubai. Toilet yang meluap menjadi penyebabnya dan kru kabin tidak bisa membetulkannya.
Akhirnya, setelah 30 menit terbang dalam perjalanan yang seharusnya memakan waktu tujuh jam, pilot putuskan putar balik kembali ke Heathrow karena bau yang kian tidak bisa ditolerir para penumpang yang duduk di dekat toilet.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selang 10 menit kemudian, pilot mengumumkan bahwa ada "bau tidak enak yang keluar dari salah satu toilet."
"Dia menyebutnya kotoran feses cair, itu kata yang digunakannya. Dia bilang itu bukan masalah teknis pesawat, dan dia bersikeras soal itu," kata Sachdev yang saat itu hendak berlibur bersama istrinya yang sedang hamil dan putrinya yang berusia dua tahun.
Saat tiba di bandara Heathrow, penumpang yang awalnya harus menunggu penerbangan tiga jam berikutnya ternyata molor hingga 15 jam. Pihak British Airways menyatakan permintaan maaf dan menyediakan akomodasi berupa penginapan dan penerbangan keesokan harinya.
"Hal ini seperti ini bisa terjadi di maskapai manapun, tapi kau tidak akan mengira akan dialami juga British Airways," kata Sachdev yang kesal karena liburannya berkurang sehari.
British Airways adalah maskapai ketiga teraman di dunia versi AirlineRatings.com. Posisi pertama ditempati oleh Qantas, disusul Air New Zealand. (den)